Langsung ke konten utama

Happy Life Before 40's: Impian Sebelum Memasuki Usia 40

Menjadi sukses dan sehat adalah pilihanku sejak dulu. Tapi untuk menjadi sukses tidaklah mudah dibutuhkan kerja keras dan juga strategi untuk mewujudkannya. Di usiaku yang ke-40 nanti, pastinya aku berharap sudah memiliki anak dan juga kemapanan secara finansial. Nggak mau dong ngajakin anak susah. Membahagiakan anak pasti impian semua orang tua di dunia.


Karena itulah saat sekarang adalah saat untuk memaksimalkan segala potensi yang saya miliki. Tujuannya tentu saja supaya bisa mendapatkan kesejahteraan di masa depan, bukan untuk diri saya sendiri tentu untuk anak-anak dan orang tua yang sudah tidak lagi produktif di masa tua.

Bicara soal orang tua, saya dan suami bukanlah berasal dari keluarga yang kaya. Dari pihak saya, masih ada mama yang puji Tuhan masih bisa produktif dengan membuka usaha warung makan dan kost-kostan. Sedangkan dari pihak suami, juga masih ada mama tetapi sudah tidak produktif.

Belajar dari kehidupan mertua yang tidak memiliki investasi apa-apa dan juga usaha roti yang berhenti lantaran kehabisan modal karena habis untuk menyekolahkan anaknya yang lumayan banyak. Rumah juga masih ngontrak di masa tuanya, tentu saya tidak mau nasib saya seperti beliau. Karena pastinya akan jadi beban anak-anak saya bila tidak punya usaha, tabungan, investasi bahkan rumah saja tidak punya. Iya, kalau anak-anak mampu. Kalau tidak, apakah nantinya saya akan terkatung-katung di jalanan? Sedangkan untuk bekerja sudah tidak kuat lagi?





Berkaca dari pengalaman mertua saya, tentu saya harus tetap mempunyai sumber penghasilan dan investasi terbaik meskipun saya sudah berusia lanjut. Minimal saya punya penghasilan untuk membiayai hidup saya sendiri, rumah, sawah, investasi dan asuransi jiwa jadi jika terjadi sesuatu dengan saya sehingga tidak merepotkan anak-anak. Oleh karena itu saya butuh usaha kuliner yang benar-benar bisa berjalan sendiri walaupun saya tidak terjun langsung didalamnya semacam usaha franchise. Dengan demikian saya tidak jadi beban anak-anak malah bisa membelikan jajan untuk cucu-cucu saya nanti.


Manfaat Asuransi


Banyak orang yang berasumsi bahwa memiliki asuransi tidaklah penting. Padahal manfaat asuransi sangat penting supaya kehidupan keluarga bisa tetap terjamin, walau ada suatu musibah yang menimpa misalkan sakit, kecelakaan atau meninggal dunia. Masa depan anak-anak dan biaya pendidikan tetap terjamin karena adanya asuransi. Biaya rumah sakit tidak akan memakan asset jika ada asuransi. Jadi semua kerja keras selama muda tidak habis hanya untuk biaya pengobatan di masa tua. Intinya asuransi memberikan perlindungan bermacam-macam sesuai kebutuhan. Salah satu asuransi yang ada di Indonesia adalah Commonwealth Life yang menyediakan berbagai pilihan Unit link.

Supaya impian saya bisa terwujud sebelum usia 40 tahun, tentu mulai sekarang saya hidup sehat, kurangi jajan di luar dan mulai hidup irit. Kalau diteliti sebenarnya biaya hidup itu murah, yang mahal adalah biaya untuk kita bersosialisasi. Jadi, mulai saat ini tahan aja jika ada teman yang punya tas atau sepatu bagus. Demi meraih impian hidup sejahtera di masa depan, amin.

Komentar

  1. Yang paling penting adalah sehatkan diri ini dulu ya mba, baru kita bisa mewujudkan impian kita satu per satu... Semoga tercapai ya usaha kulinernya.... Aamiiin

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke Catatan Yustrini. Silakan meninggalkan komentar. Mohon maaf komentar spam, iklan dan yang mengandung link hidup akan saya hapus.

Postingan populer dari blog ini

Jangan Jadi Cewek Cengeng

Tulisan ini pernah aku kirim ke  lomba yang diadakan Penerbit Indiva tapi nggak lolos daripada terbuang mendingan kutampilkan di sini.
Girls Talk Series : Jangan Jadi Cewek Cengeng.
Jadi Cewek Cengeng atau Tegar, Semua Tergantung Kita.Hidup adalah pilihan. Beberapa di antaranya adalah hasil dari apa yang kau kerjakan, sedangkan yang lainnya mungkin terjadi tanpa alasan. Untuk menerimanya atau tidak, semua pilihan ada padamu. The Lavender House-Joseline F. Jana.
Pilih nangis atau hadapi.
Misal nih, tadi pagi kita telat bangun, baju belum disetrika, beruntung hujan tiba-tiba turun dengan derasnya sehingga sekolah memberi kelonggaran waktu masuk jadi sepuluh menit. Namun masalah belum berhenti di situ. Karena kamu lupa tidak membawa tugas yang harus dikumpulkan hari itu. Di bayanganmu ada sosok guru yang sudah siap memberi hukuman kepadamu. 
Apakah pilihanmu? Nangis atau hadapi apa pun yang terjadi? Kalau pilihanmu nangis di depan guru dan teman-teman berarti kamu termasuk cewek cengeng. …

Wisata ke Candi Prambanan & Candi Ratu Boko.

Hai, hai, hai! Kemana saja kalian menghabiskan liburan akhir tahun? Kalau saya memilih pergi mengunjungi candi Hindu tertinggi di Indonesia yaitu Candi Prambanan dan mengunjungi situs bangunan bersejarah Keraton Ratu Boko atau yang sering disebut juga Candi Ratu Boko. Letaknya berada di perbatasan antara provinsi Jateng dan DIY yaitu di Prambanan, Sleman, DIY. 

Turun dari bus Trans Jogja, saya langsung disambut oleh para tukang becak, tukang ojek yang berpakaian tradisional menawarkan jasa mereka. Tapi saya memilih untuk berjalan kaki menuju objek wisata. Nggak jauh-jauh amat kok, hanya sekitar 300 meter saja.
Mari mengenal Candi Prambanan.
Candi Prambananmerupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh Rakai Pikatan disempurnakan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan Raja Balitung Maha Sambu. Kompleks candi ini memiliki 240 bangunan yang terdiri atas 3 bangunan candi utama, 3 candi wahana, 2 candi apit, 4 candi kelir, 4 candi patok dan 224 candi perwar…

[Resensi Novel] Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona

Menyusuri Kota Venice dan Verona Melalui Novel Romantis.
Judul buku  : Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona
Penulis     : Rofie Khaliffa
Penerbit    : Sheila
Tahun terbit : 2015
ISBN      : 978-979-29-5102-8

“Dalam bentuk kata aku bicara, namun dalam bicara tidak bisa berkata. Sementara dalam cinta, aku tidak bisa keduanya. Itulah cinta di balik mentari yang tak terlihat oleh mata...”
-Juliet Capulet- (Hal 180).

Kisah dimulai dari perkenalan tokoh bernama Juliet Capulet. Seorang gadis yang sangat menyukai kisah Romeo dan Juliet, sampai bermimpi untuk tinggal di Verona tepatnya di tempat rumah Juliet berada. Ia kuliah sekaligus bekerja di sana. Suatu hari ia bertemu dengan Pethra, mahasiswa dari Indonesia. Seorang pemuda tampan yang diam-diam menaruh hati kepada sahabat sejak kecil bernama Pelangi. Namun sayang, ia tak berani mengungkapkan perasaannya. Di sisi lain, Bizar teman Pelangi sejak SMA juga menaruh hati pada Pelangi. Bedanya Bizar terang-terangan menunju…