Langsung ke konten utama

Resensi Buku "Satu Lentera Seribu Cahaya"

Menemukan Lentera di tengah Kegelapan


Judul buku  : Satu Lentera Seribu Cahaya
Penulis     : Alberthiene Endah
Penerbit    : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2015, Januari
ISBN      : 978-602-03-1170-8
Jumlah halaman : 305 hal


Beranilah BERMIMPI karena dari MIMPI kita bisa MENGGENGGAM DUNIA.
Ketika kita ingin sukses, milikilah prinsip NIAT dan KARAKTER yang baik, harus seimbang, percayalah apapun yang kita raih dan kerjakan akan menjadi lancar dan terang, seterang matahari menyinari bumi.
-Aprie Angeline-

Buku ini mengisahkan cerita nyata yang dialami oleh seorang mahasiswi bernama Aprie Angeline dari kota Sorong. Berkuliah di jurusan kedokteran di sebuah universitas negeri kenamaan di Indonesia ternyata membuatnya depresi dan jatuh dalam masa kekelaman. Namun hal itu tak membuat semangatnya surut. Ia tetap berusaha mencari jalan agar dapat mencapai kesuksesan namun dalam bentuk yang lain. Jatuh bangun bisnis MLM, terjun ke dunia sinetron sampai akhirnya meraih kesuksesan dalam bisnis online shop berpenghasilan ratusan juta rupiah.
Dalam hidup sangat mungkin kita terjebak dalam pilihan yang salah(Hal 8). “Seharusnya kita mencintai apa yang kita lakukan, Angel. Karena dengan adanya rasa cinta maka setiap hal yang kita lakukan akan berjalan baik dan kita bisa mengupayakan hasil terbaik.” Saya mulai menemukan petunjuk jawaban. “Jika benar begitu, artinya saya masih bisa berjuang untuk menemukan bidang yang saya inginkan dan saya cintai.” (Hal 72)


Dengan sisa keyakinan yang masih ada saya terus memproduksi semangat setiap hari. Sedikit pun pikiran saya tak boleh memberi tempat pada keraguan. Apalagi keputusasaan. Saya sudah terlanjur nyemplung. Maka saya harus berenang, bukan tenggelam. (Hal 124). Saya yakin, di dalam kesulitan seperti apa pun, Tuhan adalah lentera terbaik dan paling bisa diandalkan. Saya selalu mengajak Tuhan ke mana pun saya melangkah. (Hal 150) Proses adalah bumbu kehidupan yang membuat kita bisa belajar dan mengerti arti tujuan hidup kita. (Hal 151)

Betapa ajaibnya Tuhan merancang skenario kehidupan manusia.. Kita tak akan bisa menerka apa yang akan terjadi dan melalui cara bagaimana. Selalu ada kejutan. (Hal 170) Nggak akan sia-sia segala yang pernah terjadi dalam hidup kita, kalau kita bisa mengambil banyak pelajaran dari sana. Loncatan besar biasanya sanggup dilakukan oleh mereka yang mau belajar dari kesalahan. (Hal 202)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Pesan Paket Wisata Murah, di JadiPergi.com Aja Lebih Mudah dan Lengkap.

Siapa yang saat ini nggak suka berlibur dari penatnya aktivitas harian yang membosankan? Ya, bukan jamannya lagi jika mau berpiknik atau berlibur mesti cari tiket, cari pesawat atau kereta kesana-kemari karena sekarang ada paket wisata murah online terlengkap. Kali ini saya mau review bagaimana memilih paket wisata di JadiPergi.com.
Pertama, kita ketikkan JadiPergi.com, maka akan muncul layar seperti di bawah ini. 
screenshot layar doc.pribadi.
Bila belum mempunyai akun, kita harus membuat terlebih dahulu. Namun, jika kamu punya akun BebasBayar langsung bisa login dengan akun BebasBayar.   
screenshot layar doc.pribadi.
Berbagai menu pilihan di sana yaitu wisata, pesawat, kereta, kapal, hotel, railink, travel dan bus. Di sana ada berbagai promo paket wisata menarik ke beberapa wilayah Indonesia mulai harga 100 ribuan perorang. Layanan dalam JadiPergi.com berbasis website, aplikasi Android dan iOS sehingga mudah dioperasikan kapan pun dan di mana pun. Dengan motto "kemanapun jadi hep…

[Resensi Novel] Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona

Menyusuri Kota Venice dan Verona Melalui Novel RomantisJudul buku  : Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona
Penulis     : Rofie Khaliffa
Penerbit    : Sheila
Tahun terbit : 2015
ISBN      : 978-979-29-5102-8“Dalam bentuk kata aku bicara, namun dalam bicara tidak bisa berkata. Sementara dalam cinta, aku tidak bisa keduanya. Itulah cinta di balik mentari yang tak terlihat oleh mata...”
-Juliet Capulet- (Hal 180)Kisah dimulai dari perkenalan tokoh bernama Juliet Capulet. Seorang gadis yang sangat menyukai kisah Romeo dan Juliet, sampai bermimpi untuk tinggal di Verona tepatnya di tempat rumah Juliet berada. Ia kuliah sekaligus bekerja di sana. Suatu hari ia bertemu dengan Pethra, mahasiswa dari Indonesia. Seorang pemuda tampan yang diam-diam menaruh hati kepada sahabat sejak kecil bernama Pelangi. Namun sayang, ia tak berani mengungkapkan perasaannya. Di sisi lain, Bizar teman Pelangi sejak SMA juga menaruh hati pada Pelangi. Bedanya Bizar terang-terangan menunjukka…

Jangan Jadi Cewek Cengeng

Tulisan ini pernah aku kirim ke  lomba yang diadakan Penerbit Indiva tapi nggak lolos daripada terbuang mendingan kutampilkan di sini.Girls Talk Series : Jangan Jadi Cewek CengengJadi Cewek Cengeng atau Tegar, Semua Tergantung Kita.Hidup adalah pilihan. Beberapa di antaranya adalah hasil dari apa yang kau kerjakan, sedangkan yang lainnya mungkin terjadi tanpa alasan. Untuk menerimanya atau tidak, semua pilihan ada padamu. The Lavender House-Joseline F. JanaPilih nangis atau hadapi.Misal nih, tadi pagi kita telat bangun, baju belum disetrika, beruntung hujan tiba-tiba turun dengan derasnya sehingga sekolah memberi kelonggaran waktu masuk jadi sepuluh menit. Namun masalah belum berhenti di situ. Karena kamu lupa tidak membawa tugas yang harus dikumpulkan hari itu. Di bayanganmu ada sosok guru yang sudah siap memberi hukuman kepadamu.
Apakah pilihanmu? Nangis atau hadapi apa pun yang terjadi? Kalau pilihanmu nangis di depan guru dan teman-teman berarti kamu termasuk cewek cengeng. Atau …