Langsung ke konten utama

Memanfaatkan Sosial Media untuk Mengembangkan Potensi dalam Diri.

Memanfaatkan Sosial Media untuk Mengembangkan Potensi Diri itu Penting!


Beberapa contoh aplikasi sosial media.


  Jaman sudah berubah drastis. Perkembangan teknologi kini makin cepat. Jika dulu saya berkomunikasi lewat surat lalu berkembang lagi lewat SMS, chatting lewat e-mail, lalu BBM. Sekarang sudah berubah ada Facebook yang bisa membuat saya bertemu kembali dengan teman-teman SMA bahkan bisa komunikasi dengan penulis-penulis terkenal yang dulu paling cuma bisa baca karyanya tapi untuk bertanya langsung tidak bisa. Harus menghubungi redaksi dulu baru dapat alamat, kirim surat dulu tunggu balasan. Iya, kalo dibalas. Kalo nggak? Udah nunggunya lama nggak dibalas. Ahh, ribet. Sekarang kita lebih leluasa bertanya sama mereka, nggak perlu nunggu berhari-hari. Asal punya kuota, si penulis di depan komputer atau HP komunikasi pun lancar.

 Tak hanya Facebook saya juga pengguna aplikasi Instagram. Lewat IG saya bisa menemukan ribuan manfaat termasuk ilmu sehari-hari berupa tips-tips yang bisa dipakai untuk memudahkan hidup saya. Tak ketinggalan Twitter, Meskipun aplikasi ini sudah sedikit tergeser oleh aplikasi media sosial lain tapi saya suka banget sama aplikasi ini. Karena saya bisa mendapat info giveaway dari sini. Baik kuis langsung, giveaway dadakan, lomba nge-blog atau lomba nulis cerpen. Walau belum pernah menang hadiah yang besar tapi saya bersyukur lewat media ini saya menambah ilmu, tambah punya teman baru yang sama-sama suka ikut kuis dan berbaik hati mencolek saya jika ada kuis. Kalau dapat hadiah itu bonus.

Beberapa hadiah yang saya dapatkan dari giveaway di media sosial.


Kelebihan dan Kekurangan Sosial Media.

  Kelebihan dari sosial media banyak banget buat saya terutama dalam mengembangkan potensi diri. Sebelum ada sosial media seperti sekarang, saya mendapat informasi hanya lewat buku, koran, majalah dan televisi. Seringkali info itu terasa sangat kurang. Saya membutuhkan lebih banyak. Misal untuk membuat cake ulang tahun, saya ingin tips agar cake buatan saya enak seperti buatan toko roti. Tapi saya nggak mendapatkan. Sekarang, saya tinggal buka google dan taraaa.. semua info yang saya butuhkan muncul di sana. Dulu saya bukan saja terlambat mengetahui tapi sama sekali tidak tahu kalau ada lomba menulis di majalah. Sekarang saya bisa tiap saat mencari info lomba lewat Twitter, Facebook, dll. 
Contoh lain, kita bisa terinspirasi dengan kisah-kisah yang dibagikan seperti kisah seorang bocah yang sudah bisa menabung dari bisnis daur ulang yang dijalani. 
  Blog juga salah satu media sosial yang sangat saya sukai. Kenapa? Karena saya bisa tahu kegiatan menarik orang lain yang bisa saya ambil inspirasinya buat saya. Tulisan saya juga bisa disalurkan lewat blog. Pokoknya asyik deh ada sosial media ini. Bayangkan kalo nggak ada media sosial ini. Wah, bakal kurang up-date dan kurang gaul deh!

  Kekurangan media sosial adalah bikin fokus kita teralihkan dan jadi kurang peduli dengan orang atau lingkungan sekitar. Sosial media juga bisa membuat kita terlibat kasus hukum karena memberikan pendapat yang bisa merugikan, menyinggung, bahkan membuat pihak lain merasa dilecehkan. Jadi kita perlu hati-hati dalam memanfaatkan sosial media jangan sampai hubungan kita di dunia maya justru lebih erat dibandingkan dengan hubungan kita dengan orang terdekat kita. Efek negatif juga bisa masuk ke kita contoh jika kita membaca atau melihat berita yang kurang sesuai dengan norma agama atau budaya kita.  

Bakat yang Bisa Dikembangkan Lewat Sosial Media.
    
Banyak sekali manfaat yang bisa saya dapat dari sosial media diantaranya mengembangkan bakat :
1. Menulis.
     Mengapa menulis? Ternyata kegiatan di sosial media nggak lepas dari menulis mulai dari update status, nge-tweet, bikin caption sampai nge-blog yang memang kegiatan utamanya nulis. Kalo dikumpulin tiap hari lama-lama banyak juga, kan? Tak jarang ada penerbit yang melirik tulisan-tulisan kita buat dijadiin buku. Wow!

2. Fotografi.
     Kebiasaan orang kalo mau makan, cekrik. Habis bikin kue, cekrik. Ke tempat wisata, cekrik. Ada juga yang selfie-selfie trus di upload. Jadilah mereka selebgram atau seleb endorse. Wah, bisa jadi sumber pemasukan juga lho kalo foto kita bagus dan dilirik olshop untuk pasang iklan atau istilahnya endorse. Kuncinya kalo mau sukses diendorse kita harus punya foto-foto bagus disertai caption yang menarik. Oya, jumlah followers juga ikut menentukan. Semakin banyak followersnya makin banyak yang mau berminat untuk memakai akun sosial media kita buat di-endorse.

3. Seni
    Sosial media juga bisa dijadiin tempat yang bagus untuk menyimpan hasil karya seni kita. Lewat update-an status, orang lebih mengerti siapa kita, hobi dan kepandaian. Misal yang suka bikin komik bisa diupload di IG atau Facebook. Atau yang hobi bikin DIY atau kerajinan tangan boleh banget tuh di share ke media sosial buat menginspirasi. Kalau saya pribadi lebih suka menyimpan cerpen yang sudah dimuat di media cetak di dalam blog untuk kepentingan dokumentasi. Jadi lebih praktis dan nggak khawatir hilang. 

4. Berbisnis.
    Banyak orang yang tanpa sengaja bisa mengembangkan bakat bisnisnya lewat akun sosial media miliknya. Mulanya ia hanya bikin status kegiatan sehari-hari belajar membuat kue. Lalu dilihat oleh salah seorang kenalannya dan ingin dibuatkan kue yang sama. Teman-teman yang lain juga ikut memesan hingga akhirnya awal belajar bikin kue pun berkembang menjadi bisnis.

5. Kerajinan tangan.
    Di Instagram saya menemukan berbagai cara untuk mendaur ulang barang bekas yang ada disekitar kita. Seperti CD rusak bisa untuk hiasan dinding, botol minum bisa untuk tempat pensil, pot atau tempat lain. Karton bekas bisa dihias untuk dijadikan lemari kecil. Dan masih banyak lagi. 




Tulisan ini Diikutsertakan dalam Lomba Blog Taruna Ngeblog First Anniversary. 

Komentar

  1. Sukses selalu dengan sosial medianya yang mengantarkan ke berbagai benefit ya, Mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak, sukses juga buat Mba Ani Berta :-)

      Hapus
  2. Aktif di media sosial sebenarnya memang bisa mendatangkan banyak manfaat ya Mba asal bijak dalam menggunakannya. Dan setiap media sosial itu punya sisi positif masing-masing.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Resensi Novel] Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona

Menyusuri Kota Venice dan Verona Melalui Novel RomantisJudul buku  : Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona
Penulis     : Rofie Khaliffa
Penerbit    : Sheila
Tahun terbit : 2015
ISBN      : 978-979-29-5102-8“Dalam bentuk kata aku bicara, namun dalam bicara tidak bisa berkata. Sementara dalam cinta, aku tidak bisa keduanya. Itulah cinta di balik mentari yang tak terlihat oleh mata...”
-Juliet Capulet- (Hal 180)Kisah dimulai dari perkenalan tokoh bernama Juliet Capulet. Seorang gadis yang sangat menyukai kisah Romeo dan Juliet, sampai bermimpi untuk tinggal di Verona tepatnya di tempat rumah Juliet berada. Ia kuliah sekaligus bekerja di sana. Suatu hari ia bertemu dengan Pethra, mahasiswa dari Indonesia. Seorang pemuda tampan yang diam-diam menaruh hati kepada sahabat sejak kecil bernama Pelangi. Namun sayang, ia tak berani mengungkapkan perasaannya. Di sisi lain, Bizar teman Pelangi sejak SMA juga menaruh hati pada Pelangi. Bedanya Bizar terang-terangan menunjukka…

[Resensi Novel] Ailurofil

Ailurofil, novel pecinta kucing...Judul buku: Ailurofil
Penulis: Triani Retno A
Editor: Irna Permanasari
Desain sampul: Marcel A.W.
Layout: Ayu Lestari
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: pertama, 2016
Jumlah hal: 184 hl, 20cm
ISBN: 978-602-03-2547-7“Kalo perasaan sayang yang berlebihan pada kucing, disebutnya ailurofilia, pake ‘a’ di belakangnya. Kalo fobia alias takut banget-banget sama kucing, disebutnya ailurofobia atau felinofobia (hal 100).Nasya Aurelia sangat suka kucing. Ia bahkan rela direpotkan ketika kucingnya akan melahirkan. Menyediakan kardus bekas air minum. Membuat tempat senyaman mungkin untuk kucing kesayangannya itu melahirkan. Tapi siapa sangka, kucing itu memilih tempat yang lebih nyaman yaitu kasur empuk milik Nasya. Kehebohan di pagi buta pun tak terelakkan, ia berkutat dengan kegiatan membersihkan tempat tidurnya dan akibatnya terlambat ke sekolah.
Masalah timbul ketika Rio, cowok yang dipacarinya justru sama sekali tidak suka kucing. Apakah Nasya rela …

Menabung untuk Membeli Barang Impian dan Berhemat dengan ShopBack.

Menabung untuk Membeli Barang Impian dan Berhemat dengan ShopBack.
Sumber: google search menabung.(www.dwihadiatmaka.com/2016/02/menabung-untuk-masa-depan-itu-gampang.html?m=1)

Aku ingin begini... Aku ingin begitu...  Ingin ini, ingin itu, barang impianku..banyaaak sekaalii... Ahh, jadi bingung mau beli yang mana dulu. Hmm, perlu pilah-pilih dulu mana yang harus dibeli mana yang tidak ya? Apalagi mendekati waktu pernikahan, mendadak ingin beli peralatan rumah tangga yang bagus-bagus. Waa, jadi harus pintar-pintar atur uang buat kebutuhan rumah tangga. Dan menabung buat beli itu semua. Untung ada ShopBack, yang sedang mengadakan Kontes Blog dengan tema "Kamu Meminta, ShopBack Kabulkan." Nggak pake lama, aku langsung ikutannn. Yes! Thankyou ShopBack. 
Demam belanja online. Yang ini bagus, yang itu bagus, waa ini juga. Sering gitu nggak teman-teman kalo sedang browsing? Toko online kini sudah banyak sekali bertebaran di mana-mana kelihatannya ada di setiap media sosial yang ki…