HOOQ Menghadirkan Pengalaman Baru Menonton Film Kapan Saja dan Di Mana Saja.

HOOQ Menghadirkan Pengalaman Baru Menonton Film Kapan Saja dan Di Mana Saja.


Siapa bilang kalau ingin nonton film harus di bioskop, komputer atau laptop. Kalau nonton di smartphone nggak asyik suka putus-putus. Hmm, nggak juga lhoo dengan HOOQ kita bisa nonton film kapan saja dan di mana saja. Kita hanya perlu jaringan internet atau kuota untuk streaming video.


HOOQ merupakan sebuah layanan penyedia konten Video On Demand(VOD) yang memiliki 10.000 film dan serial tv yang diproduksi oleh berbagai studio ternama. Tak hanya memuat film dan serial tv baru aplikasi ini juga memuat film-film dan serial tv dari jaman dulu. Jadi tepat sekali jika kita mau menonton film lawas melalui aplikasi ini.

Cara menonton film di HOOQ:
1. Unduh aplikasinya secara gratis di PlayStore atau App Store.

2. Buka aplikasi dan buat akun untuk pengguna baru. Jika sudah punya maka langsung masuk/login saja. 


3. Masukkan no. Hp dan alamat e-mail. Lalu tunggu konfirmasi dari HOOQ dan segera aktivasi akun. Akun siap digunakan. 
User account ini dapat digunakan dengan device yang berbeda maksimal 5 devices. Jadi satu akun bisa dipakai untuk menonton di smarphone, tablet atau komputer maksimal 5. 

4. Lalu kita akan menemukan halaman seperti ini. Kita bisa mencari film yang kita mau dan menontonnya secara streaming atau mode offline asalkan kita sudah mengunduh video saat kita mendapat jaringan internet yang bagus. 
Kita bisa menyimpan hingga 5 video dan menyimpannya di memori hingga 3 hari. Jadi tunggu apalagi segera nikmati film-film berkualitas dan ikuti juga lomba blog dengan tema "Pengalaman Menonton di HOOQ Kapan Saja di Mana Saja".










Menabung untuk Membeli Barang Impian dan Berhemat dengan ShopBack.

Menabung untuk Membeli Barang Impian dan Berhemat dengan ShopBack.


Sumber: google search menabung.(www.dwihadiatmaka.com/2016/02/menabung-untuk-masa-depan-itu-gampang.html?m=1)


Aku ingin begini... Aku ingin begitu... 
Ingin ini, ingin itu, barang impianku..banyaaak sekaalii...
Ahh, jadi bingung mau beli yang mana dulu. Hmm, perlu pilah-pilih dulu mana yang harus dibeli mana yang tidak ya? Apalagi mendekati waktu pernikahan, mendadak ingin beli peralatan rumah tangga yang bagus-bagus. Waa, jadi harus pintar-pintar atur uang buat kebutuhan rumah tangga. Dan menabung buat beli itu semua. Untung ada ShopBack, yang sedang mengadakan Kontes Blog dengan tema "Kamu Meminta, ShopBack Kabulkan." Nggak pake lama, aku langsung ikutannn. Yes! Thankyou ShopBack. 

Demam belanja online.

Yang ini bagus, yang itu bagus, waa ini juga. Sering gitu nggak teman-teman kalo sedang browsing? Toko online kini sudah banyak sekali bertebaran di mana-mana kelihatannya ada di setiap media sosial yang kita buka. Lebih murah dan banyak diskon biasanya. Eh, tunggu dulu sebelum belanja saya punya info menarik. Kini ada aplikasi yang memberikan cashback hingga 40% setiap kali kita belanja online melalui aplikasi ini. Aplikasi apakah itu? Ya, betul. ShopBack adalah situs cashback no.1 di Indonesia dan sudah bekerja sama dengan lebih dari 140 e-commerce seperti Tokopedia, Blibli.com, Lazada, Zalora, UBER, Agoda, dll. ShopBack juga bisa digabungkan dengan berbagai promo, diskon, kode voucher dari e-commerce sehingga kita bisa belanja lebih hemat dan murah.

Kembali ke barang impian saya tadi yang banyaaak sekaalii... Yuk, intipin satu-satu.

Pertama, saya mau beberkan barang impian saya sebelum menikah, adalah

1. Hair dryer.

Gambar: Lazada.co.id

Kenapa hair dryer? Yuhuuu, akhir-akhir ini rambut saya terasa sulit diatur. Kalo dirasa-rasa agak nggak pede juga sih. Makanya saya butuh peralatan ini. Terutama kalo udah menikah. Nggak mau kan, suami jadi ikutan nggak pede gara-gara rambut istrinya nggak jelas bentuknya? He,he, he.


2. Peralatan makan Tupperware.

Gambar: Blibli.com

Selain biru dan pink, warna hijau ternyata sangat menarik buat saya. Kesannya green itu simbol kehidupan, harapan dan kembali ke alam (itu menurut saya). Waktu liat wadah ini jadi pengen naruh ke wishlist aja. 


3. Microwave.

Gambar: Lazada.co.id

Kita semua mesti tahu dong, apa fungsi dari microwave? Benar banget, bisa buat manasin makanan, ngelumerin makanan beku, memanggang kue atau membakar ayam. Wuih, praktis kan? Makanya peralatan masak yang satu ini wajib punya deh!


4. Hand mixer.

Gambar: Lazada.co.id

 Pengen punya karena yang lama sudah rusak. Suka dengan merk Signora karena awet dan kuat buat bikin cake, roti manis. Lama juga nggak pernah bikin cake gara-gara mixer dah nggak bisa dipakai lagi. Hiks, maaf ya casuaku, aku nggak pernah bikinin kamu roti. 


5. Lemari.

Gambar: MatahariMall

Dari dulu udah pengen punya lemari 3 pintu seperti ini, tapi belum kesampaian. Alasan pertama sih, belum punya tempat buat naruh lemari ukuran besar. Kedua, karena alasan keuangan. Wk, wk, wk. Alasan klasik ya. Jujur, ingin punya lemari besar karena butuh buat naruh baju, tas dan buku-buku saya sekaligus di satu tempat. Mudah-mudahan ShopBack mau mengabulkan keinginan saya ini (amin). Kalau iya, waaa #ThankYouShopBack


6. Kompor gas.

Gambar: Lazada.co.id

Sebagai calon ibu rumah tangga yang baik, pantes dong ingin punya kompor gas seperti ini. Biar tambah semangat masaknya. Atau ShopBack mau kabulin permintaan saya jika kompor ini mau saya berikan buat mama? 


Selain alasan yang sudah saya jelaskan tadi di atas ada alasan khusus kenapa saya menginginkan barang-barang tersebut secara umum adalah: 

    1. Saya sudah hampir menikah tahun ini. Jadi mendadak punya barang impian berbau peralatan rumah tangga.
     
     2. Mau bantu calon suami. Masa iya, calon suami udah ngeluarin duit buat biaya nikah terus harus keluar duit buat beli peralatan rumah tangga juga? Tega. Kami kan hidup bersama, jadi harus nanggung bersama semua biaya hidup termasuk peralatan rumah tangga.
    
    3. Pengen punya usaha kecil di bidang kuliner. Setelah menikah, kami ingin merintis usaha sendiri jadi nggak ikut orang terus. Modal pertama bisa berupa hand mixer, microwave dan kompor gas. Doakan ya semoga tercapai. 


Keinginan saya yang lain: 

Kalau yang ini keinginan saya yang lain berupa kebutuhan pribadi, di daftar aja dulu. Belinya ntar, kalo ada diskon dan promo.

1. Tas wanita 4 in 1.
     Dari dulu sudah kepingin banget sama tas yang sewarna gini. Sekali beli dapat 4. Jatuhnya bisa lebih murah daripada beli satu-satu. Tas yang besar bisa buat tempat baju ganti kalo lagi pergi jauh dan tas yang kecil yang bisa buat jalan-jalan dimasukkan sekalian biar nggak ribet.


Gambar: Lazada.co.id

           
2. HP Samsung 
     Harganya yang lumayan mahal kalo buat saya sih, tapi HP ini masih dibawah 1 juta. Yaa, ada harga kalo mau tampil gaya dan stylist. 


 
Gambar : Lazada.co.id

3. High-heels sandals. 
    Mau pake sandal begini tapi takut jatuh. Harganya 800ribuan. Nabung dulu aja deh. 

              Gambar diambil dari Lazada.co.id.

4. Long dress merah.
    Kalo ini sepertinya cocok dipakai untuk malam sebelum pemberkatan nikah. Wah, mupeng banget punya beginian. Udah dekat nih acaranya akankah ShopBack memberikan saya gaun ini?


Gambar dari Lazada.co.id.

5. Aksesoris pengantin.
    Akhir-akhir ini disibukkan dengan persiapan pernikahan lumayan wow! Menyita waktu dan pikiran selain juga uang. Ditambah lagi ada pengeluaran tidak terduga. Butuh mukjizat juga untuk melaksanakan sebuah acara pernikahan yang nggak makan biaya banyak, namun berkesan. 

 

Sumber: Tokopedia.com, id.aliexpress.com, Blibli.com.

Semua barang impian tadi bisa dibeli di toko online lho! Harganya dibawah satu juta rupiah. Oh, ya selain barang di atas, ada satu wishlist lagi nih. Buat diberikan untuk mama tercinta (ciee...) Apakah itu? 

Taraaa... Blender!

Gambar: Lazada.

Kenapa blender? Ya. Karena mama suka masak untuk warung makan miliknya. Tapi belakangan tangannya suka pegel dan kesemutan jika harus menghaluskan bumbu dengan cara tradisional alias diuleg. Nah, buat ganti uleg. Di blender aja. 


Cara saya untuk mewujudkan keinginan saya memiliki barang impian saya adalah dengan cara menabung yaitu menyisihkan pendapatan saya tiap bulan. Kedua, ikut kompetisi blog ShopBack dengan tema "Kamu Meminta, ShopBack Kabulkan". Ketiga ajak calon suami berhemat dengan menggunakan aplikasi ShopBack. Karena dia juga suka belanja online di Blibli.com, Lazada, MatahariMall dan Elevenia.

Tips hemat saya dengan aplikasi ShopBack.

Ingin hemat dan cermat dalam belanja online? Pakai ShopBack aja! Karena ShopBack akan memberikan uang tunai berupa cashback hingga 30% setiap belanja di toko online melalui aplikasi ShopBack, seperti Lazada, Blibli, Tokopedia, Bukalapak, dan masih banyak lagi.

ShopBack berdiri sejak 2014 dan telah berkembang pesat menjadi situs Cashback No.1 di Asia Tenggara, meliputi Singapura, Malaysia, Indonesia dan Filipina. ShopBack telah diulas oleh berbagai media ternama seperti Detik, Kompas, Liputan6, Okezone, Tech in Asia, DailySocial, Yahoo, dan banyak lagi.

ShopBack juga telah menerima penghargaan:

- ‘Gold award untuk ‘Best Innovative Start-up (Growth Stage)’ di Upacara Penghargaan SiTF
- ‘Most Promising Startup To Look Out For in 2015’ dari Vulcan Post.


Cara kerja ShopBack.




Cara mudah pakai ShopBack: 


Cara mudah memakai aplikasi ShopBack:
1. Daftar atau login di www.shopback.co.id
2. Pilih promo dari toko online pilihanmu.
3. Klik"Belanja Sekarang".
4. Belanja di toko online seperti biasa.
5. CashBack akan masuk otomatis ke akun ShopBack dalam waktu 48 jam.
6. Tarik ke rekening bank setelah order divalidasi.



Video tutorial cara pakai ShopBack.
(Sumber You Tube ShopBack Indonesia)

                           


Selain itu kamu bisa dapat bonus Rp. 25.000 dengan mengajak teman untuk belanja melalui ShopBack. Hanya dengan 3 langkah mudah:

1. Caranya masuk ke www.shopback.co.id/referral/invite untuk mendapatkan referral link yang bisa disebarkan ke sosial media kamu. 

2. Teman mendaftar melalui link yang kamu sebarkan.

3. Kamu mendapat cash Rp. 25.000 setelah temanmu melakukan pembelian senilai minimal Rp. 125.000 dan telah menerima cashback-nya. 



Sosial Media ShopBack.

Kamu juga bisa follow FacebookInstagram, Twitter, LINE dan Google+ ShopBack dan dapatkan promo, kuis dan event yang ada. Atau kamu bisa download aplikasinya di Play Store dan App Store. 

 
Gambar screenshoot HP.



Menabung dan tetap hemat karena aplikasi ShopBack. Atau kamu punya barang impian yang ingin dimiliki? Yuk, ikut kontes blog ShopBack aja. Dengan tema "Kamu Meminta, ShopBack Kabulkan". Dan jadilah beruntung dengan terpilih sebagai salah satu pemenangnya. Bagi pemenang yang beruntung, akan mendapat barang impiannya senilai maksimal satu juta rupiah. Wuih, lumayan banget kan? 











Memanfaatkan Sosial Media untuk Mengembangkan Potensi dalam Diri.

Memanfaatkan Sosial Media untuk Mengembangkan Potensi Diri itu Penting!


Beberapa contoh aplikasi sosial media.


  Jaman sudah berubah drastis. Perkembangan teknologi kini makin cepat. Jika dulu saya berkomunikasi lewat surat lalu berkembang lagi lewat SMS, chatting lewat e-mail, lalu BBM. Sekarang sudah berubah ada Facebook yang bisa membuat saya bertemu kembali dengan teman-teman SMA bahkan bisa komunikasi dengan penulis-penulis terkenal yang dulu paling cuma bisa baca karyanya tapi untuk bertanya langsung tidak bisa. Harus menghubungi redaksi dulu baru dapat alamat, kirim surat dulu tunggu balasan. Iya, kalo dibalas. Kalo nggak? Udah nunggunya lama nggak dibalas. Ahh, ribet. Sekarang kita lebih leluasa bertanya sama mereka, nggak perlu nunggu berhari-hari. Asal punya kuota, si penulis di depan komputer atau HP komunikasi pun lancar.

 Tak hanya Facebook saya juga pengguna aplikasi Instagram. Lewat IG saya bisa menemukan ribuan manfaat termasuk ilmu sehari-hari berupa tips-tips yang bisa dipakai untuk memudahkan hidup saya. Tak ketinggalan Twitter, Meskipun aplikasi ini sudah sedikit tergeser oleh aplikasi media sosial lain tapi saya suka banget sama aplikasi ini. Karena saya bisa mendapat info giveaway dari sini. Baik kuis langsung, giveaway dadakan, lomba nge-blog atau lomba nulis cerpen. Walau belum pernah menang hadiah yang besar tapi saya bersyukur lewat media ini saya menambah ilmu, tambah punya teman baru yang sama-sama suka ikut kuis dan berbaik hati mencolek saya jika ada kuis. Kalau dapat hadiah itu bonus.

Beberapa hadiah yang saya dapatkan dari giveaway di media sosial.


Kelebihan dan Kekurangan Sosial Media.

  Kelebihan dari sosial media banyak banget buat saya terutama dalam mengembangkan potensi diri. Sebelum ada sosial media seperti sekarang, saya mendapat informasi hanya lewat buku, koran, majalah dan televisi. Seringkali info itu terasa sangat kurang. Saya membutuhkan lebih banyak. Misal untuk membuat cake ulang tahun, saya ingin tips agar cake buatan saya enak seperti buatan toko roti. Tapi saya nggak mendapatkan. Sekarang, saya tinggal buka google dan taraaa.. semua info yang saya butuhkan muncul di sana. Dulu saya bukan saja terlambat mengetahui tapi sama sekali tidak tahu kalau ada lomba menulis di majalah. Sekarang saya bisa tiap saat mencari info lomba lewat Twitter, Facebook, dll. 
Contoh lain, kita bisa terinspirasi dengan kisah-kisah yang dibagikan seperti kisah seorang bocah yang sudah bisa menabung dari bisnis daur ulang yang dijalani. 
  Blog juga salah satu media sosial yang sangat saya sukai. Kenapa? Karena saya bisa tahu kegiatan menarik orang lain yang bisa saya ambil inspirasinya buat saya. Tulisan saya juga bisa disalurkan lewat blog. Pokoknya asyik deh ada sosial media ini. Bayangkan kalo nggak ada media sosial ini. Wah, bakal kurang up-date dan kurang gaul deh!

  Kekurangan media sosial adalah bikin fokus kita teralihkan dan jadi kurang peduli dengan orang atau lingkungan sekitar. Sosial media juga bisa membuat kita terlibat kasus hukum karena memberikan pendapat yang bisa merugikan, menyinggung, bahkan membuat pihak lain merasa dilecehkan. Jadi kita perlu hati-hati dalam memanfaatkan sosial media jangan sampai hubungan kita di dunia maya justru lebih erat dibandingkan dengan hubungan kita dengan orang terdekat kita. Efek negatif juga bisa masuk ke kita contoh jika kita membaca atau melihat berita yang kurang sesuai dengan norma agama atau budaya kita.  

Bakat yang Bisa Dikembangkan Lewat Sosial Media.
    
Banyak sekali manfaat yang bisa saya dapat dari sosial media diantaranya mengembangkan bakat :
1. Menulis.
     Mengapa menulis? Ternyata kegiatan di sosial media nggak lepas dari menulis mulai dari update status, nge-tweet, bikin caption sampai nge-blog yang memang kegiatan utamanya nulis. Kalo dikumpulin tiap hari lama-lama banyak juga, kan? Tak jarang ada penerbit yang melirik tulisan-tulisan kita buat dijadiin buku. Wow!

2. Fotografi.
     Kebiasaan orang kalo mau makan, cekrik. Habis bikin kue, cekrik. Ke tempat wisata, cekrik. Ada juga yang selfie-selfie trus di upload. Jadilah mereka selebgram atau seleb endorse. Wah, bisa jadi sumber pemasukan juga lho kalo foto kita bagus dan dilirik olshop untuk pasang iklan atau istilahnya endorse. Kuncinya kalo mau sukses diendorse kita harus punya foto-foto bagus disertai caption yang menarik. Oya, jumlah followers juga ikut menentukan. Semakin banyak followersnya makin banyak yang mau berminat untuk memakai akun sosial media kita buat di-endorse.

3. Seni
    Sosial media juga bisa dijadiin tempat yang bagus untuk menyimpan hasil karya seni kita. Lewat update-an status, orang lebih mengerti siapa kita, hobi dan kepandaian. Misal yang suka bikin komik bisa diupload di IG atau Facebook. Atau yang hobi bikin DIY atau kerajinan tangan boleh banget tuh di share ke media sosial buat menginspirasi. Kalau saya pribadi lebih suka menyimpan cerpen yang sudah dimuat di media cetak di dalam blog untuk kepentingan dokumentasi. Jadi lebih praktis dan nggak khawatir hilang. 

4. Berbisnis.
    Banyak orang yang tanpa sengaja bisa mengembangkan bakat bisnisnya lewat akun sosial media miliknya. Mulanya ia hanya bikin status kegiatan sehari-hari belajar membuat kue. Lalu dilihat oleh salah seorang kenalannya dan ingin dibuatkan kue yang sama. Teman-teman yang lain juga ikut memesan hingga akhirnya awal belajar bikin kue pun berkembang menjadi bisnis.

5. Kerajinan tangan.
    Di Instagram saya menemukan berbagai cara untuk mendaur ulang barang bekas yang ada disekitar kita. Seperti CD rusak bisa untuk hiasan dinding, botol minum bisa untuk tempat pensil, pot atau tempat lain. Karton bekas bisa dihias untuk dijadikan lemari kecil. Dan masih banyak lagi. 




Tulisan ini Diikutsertakan dalam Lomba Blog Taruna Ngeblog First Anniversary. 

Cerpen-Clara, Sepasang Sepatu & Cowok Es Krim


Clara, Sepasang Sepatu & Cowok Es Krim



Clara, Sepasang Sepatu & Cowok Es Krim
Oleh: Yustrini

Hai! Kami sepasang sepatu yang dirancang oleh seorang-bukan desainer sepatu terkenal-tapi kami dibuat karena cinta. Seseorang itu hanyalah seorang pengrajin sepatu jalanan. Tangan tuanya sudah membuat ratusan pasang sepatu yang sederhana tetapi indah. Kami sepasang sepatu yang berbeda.
Hari itu, saat kami selesai dibuat. Wajahnya begitu puas melihat kami. Ia tersenyum lebar dan berjanji, “kalian akan mendapatkan majikan yang cantik dan baik hati.”
Dan dia benar. Keesokkan harinya, kami betul-betul melihatnya memasuki kios pembuat sepatu itu. Kami jatuh cinta padanya. Berharap gadis itu akan melihat kami. Dan...matanya terarah pada sepatu di samping kami. Dia mengangkatnya dan mencoba di kakinya. Tidak muat! Lalu dia beralih ke arah yang lain mencari sepatu lagi.
Lihat kami! Di sini! Ya pilihlah kami! Teriak kami berdua. Tentu saja gadis itu tidak bisa mendengar suara kami.
Dan..gadis itu berpaling ke arah kami! Tersenyum. Dia menarik lengan ibunya dan berbisik, “aku mau sepatu warna merah maron itu, Bu.”
Kami berdua berharap-harap cemas. Apakah nanti ibunya mau membeli kami? Dan yeah, ibunya tersenyum dan menyuruh putrinya mencoba kami di kakinya. Gadis itu mengikuti saran ibunya. Meraih kami dan mungkin kami agak kebesaran untuk kakinya. Tapi hey! Ini keajaiban! Kakinya pas!
Gadis itu berputar. Berjalan dengan hati-hati dan menunjukkan pada ibunya, “cantik sekali sepatu ini, Bu. Mereka benar-benar pas di kakiku!”
Ibunya mengangguk. Dan kami ikut bersama mereka pulang.
* * *

Kami sepasang sepatu selalu berjalan beriringan. Tak pernah saling iri bila yang lain mendahului melangkah. Kami melangkah bergantian untuk maju. Gadis itu bernama Clara. Kami baru mengetahuinya saat ibunya memanggil, “Clara!”
“Iya, Bu!” sahut Clara lembut.
“Apa kau senang?” tanya ibu.
Clara mengangguk.
“Ibu minta maaf baru bisa membelikanmu kado hari ini. Padahal ulang tahunmu sudah 2 minggu yang lalu,” ujar ibu sambil membelai rambut Clara yang panjang.
“Bu, ini hadiah yang paling indah. Aku suka Bu. Ibu tidak perlu minta maaf. Aku cukup dewasa untuk mengerti keadaan kita setelah ayah meninggal,” sahut Clara.
“Oh, ya. Nanti sore aku akan pakai sepatu ini ke acara ulang tahun Gladys,” ujarnya bahagia.
“Apa kamu akan memakai gaun dari Om Danu?” tanya ibu.
Mendengar nama Om Danu, bibir Clara langsung mengerucut. “Aku takkan mau memakai apa pun pemberian Om Danu. Aku juga tidak mau jika Ibu menikah dengannya!”
Ia menangis sambil berlari ke dalam kamar meninggalkan kami berdua dengan ibunya. Kami lihat ibunya juga menitikkan air mata.
Oh, Clara. Andai kamu mengerti orang tua lebih baik jika hadirnya sepasang.
Aku hanya tidak mau ibu melupakan ayah dan mengkhianati cinta ayah. Bisik Clara sambil memeluk foto almarhum ayah.
“Ayah,” Clara pun lama-lama tertidur. Kepedihannya perlahan menguap tatkala ia bertemu dengan ayahnya dalam mimpi.
* * *

Hari itu kau terlihat cantik di pesta ulang tahun Gladys. Dalam balutan gaun berwarna pink Gladys menyambutmu. Ia senang sekali akhirnya kau memenuhi undangannya setelah mungkin beratus-ratus kali ia membujukmu untuk hadir.
Kau boleh merasa lega, karena tak seorang pun di pesta itu mengucilkanmu seperti yang kau pikirkan selama ini. Ketakutanmu tidak terbukti. Mereka semua yang hadir tidak ada yang menghinamu. Ah, mungkin kau terlalu berprasangka buruk pada teman-temanmu yang kaya. Tak semua orang kaya merendahkan orang miskin. Seperti di sinetron-sinetron yang sering kau tonton. Dan kau mengerti terkadang pembuat cerita suka melebih-lebihkan agar rating acaranya makin naik tanpa peduli bahwa mereka memberi pengaruh buruk pada anak-anak.
Kau bahagia berada di tengah-tengah teman-temanmu. Tapi kebahagiaanmu langsung hilang ketika salah seorang dari mereka melemparkan kue ke arah Gladys dan berakhir menjadi lempar-lemparan makanan. Kau mendadak merasa sedih. Melihat makanan-makanan itu terbuang percuma di berbagai sudut ruangan. Makanan yang bagimu dan ibumu sulit dicari. Yang untuk mendapatkannya saja harus berjuang sedemikian rupa.
Tak ada pilihan lain untukmu. Kau perlahan menepi menjauh dari pusat pesta hambur-hamburan makanan. Memilih sudut ruangan yang sepi dan terhindar dari lemparan makanan. Duduk di sana sendiri bersama sepotong kue ulang tahun yang diberikan Gladys untukmu. Tanpa kau sadari seorang cowok datang mendekat bersama semangkok es krim yang terulur kepadamu. Kau menerimanya dengan mata berbinar. Es krim seperti itu lama sekali sudah kau tak menikmatinya. Terakhir bersama almarhum ayahmu. Kala itu usiamu masih lima tahun.
“Sayang sekali ya,” ujar cowok itu setelah kau mengucapkan terima kasih untuk semangkok es krim.
“Apanya?”
“Makanannya. Hanya ini yang bisa kuselamatkan dari mereka,” ucap cowok itu sedih.
Kau memandang sedih pada semangkok es krim di tangannya, dan semangkok es krim beserta sepotong kue ulang tahun di tanganmu. Tak terasa kau mulai berbincang dengan cowok yang baru kau temui di pesta itu. Mulai dari sekolah, cita-cita dan sepatu yang baru dibelikan oleh ibumu. Ada kebanggaan saat kau menceritakan tentang ibumu.
Malam makin larut, kau sadar kau harus pulang kalau tidak ingin terlambat bangun pagi demi membantu ibu berjualan di pasar. Kau segera berlari meninggalkan tempat pesta dan kau melepas sepatumu. Kau terus berlari pulang.
* * *

Kami sepatu, tanpa pasangan kami tidaklah berguna. Dan inilah aku, sendiri tanpa pasanganku. Hanya tergeletak tak berdaya di sudut ruangan sampai berdebu.
Aku belum tahu nama gadis yang kutemui malam itu di pesta ulang tahun Gladys. Yang kutahu gadis itu pasti sedang merasa kehilangan sebelah sepatunya. Pasti dia sedih sekali. Sayangnya aku tidak tahu di mana dia tinggal. Sepatu ini takkan berguna di tanganku sama seperti sepatu yang ada pada gadis itu.
Lebih baik kusimpan saja. Siapa tahu aku bisa bertemu dengan gadis itu lagi.
* * *

Pagi itu kau bangun tanpa terlambat. Kau dapat selesaikan semua tugas di pagi hari dengan lancar namun kau tahu sebagian hatimu tidak tenang. Semalam kau telah lalai. Kau sangat menyesal. Takut membuat ibu kecewa.
“Ah, mungkin aku lupa meletakkannya di mana,” kau terus berusaha mencari di sudut-sudut kamar, di ruang tamu bahkan dapur.
“Kau sedang mencari apa?” ibu pun bertanya.
“Maafkan aku, Bu. Aku menghilangkan sepatu pemberian ibu. Aku tak dapat menemukan pasangannya,” ujarnya sambil menangis.
Kau ingat tadi malam kau menenteng kedua sepatumu sambil berlari pulang. Mungkin kau tidak sadar sepatu itu jatuh dan kau hanya membawa sebelahnya saja.
Ibu menghiburmu. Beliau berkata akan kembali ke tukang sepatu dan membuatkan pasangan buat sepatumu. Tapi kau menolak. Kau percaya dalam hatimu bahwa sepatu itu akan kembali pada pasangannya.
* * *

Mulai malam itu aku hanya sendirian. Tak tahu di mana pasanganku berada. Sementara Clara, sang pemilik sudah lupa denganku. Aku terdiam pasrah di bawah kolong meja belajar berselimut debu.
“Tidak, Bu...aku tidak mau ayah tiri!” Clara kembali menangis. Dia melempar tubuhnya ke atas tempat tidur. Ibu segera menyusul. Membelainya dengan lembut.
“Ibu hanya ingin Clara bisa merasakan perlindungan dari seorang ayah. Sebentar lagi kau akan lulus dan kuliah. Ibu tidak tahu caranya agar kau bisa melanjutkan kuliah,” ujar ibu.
“Aku tidak bermimpi kuliah, Bu. Aku siap jika selepas SMA nanti aku harus bekerja,” sahut Clara.
Ibu menoleh ke kolong meja belajar. “Kau lihat sepatu yang tinggal sebelah ini. Kau takkan pernah memakainya selama sepatu ini tak bertemu dengan pasangannya, bukan? Begitu pun orang tua. Fungsinya takkan lengkap jika tidak sepasang.”
* * *

“Kau mau semangkok es krim?”
Clara tersentak dari lamunan. Seorang pemuda menyapanya saat dirinya duduk sendirian menikmati ketenangan danau buatan di taman kota. Dia mengangkat wajahnya. Semangkok es krim berada persis di depan wajahnya. Es krim yang sama di pesta Gladys.
“Ambillah!” ujar cowok itu.
Clara menerima mangkok es krim dan kembali sibuk dengan pikirannya. Ia menikmati tiap sendok es krim yang masuk ke dalam mulutnya.
“Ibumu apa kabar? Apa kau telah menerima bila ada seorang pria yang mau jadi ayahmu?” Pemuda itu mengambil tempat di samping Clara.
“Pasti senang bila memiliki orang tua yang utuh. Sepatu jika kehilangan pasangannya juga tak akan berguna,” lanjutnya.
“Sepatu?” tanya Clara.
“Ini, kuyakin ini milikmu.”
Cowok jangkung itu menyodorkan sepatu yang sudah lama dicari Clara.
“Terima kasih...”
“Ben, namaku Ben.”
“Terima kasih Ben. Aku senang sekali. Kau akhirnya menemukan pasangan sepatu yang hilang,” ujar Clara senang.
 * * *

Pagi itu Clara telah siap di kamarnya. Memakai gaun merah pemberian Om Danu dan memakai sepatu pemberian ibunya. Hari itu hari ysng menegangkan bagi Clara. Ia akan mrnerima lamaran ayah baru dan ia akan mempunyai satu saudara laki-laki.
Sebuah mobil berhanti tepat di depan rumah mereka. Seorang laki-laki turun dari mobil itu disambut oleh neneknya. Dan seorang wanita berpakaian anggun seumuran dengan neneknya juga turun mengikuti pria itu.
Clara segera keluar meyambut mereka. Namun baru di ambang pintu ia tergetar. Ketika melihat seorang cowok jangkung itu turun dari mobil Om Danu.
“Ben,” ia merasa ada separuh jiwanya pergi dari dirinya. Besok ia akan jadi saudara barunya.
* * * *

(Dimuat di Kawanku 19/14-28 September 2016)