Langsung ke konten utama

Aku dan Arti Kehilangan


 #BlueValley
 #tantangannulis

Saya pernah mengalami kehilangan yang terberat tiga kali dalam hidup. Rasa kehilangan itu begitu membekas di hati sampai sulit hilang. Baru bertahun-tahun lamanya saya bisa melupakan semua itu. 

Yang pertama, saya pernah kehilangan sahabat semasa kecil. Kehilangan ini bukan dalam artian meninggal, tetapi dia pergi dan sampai sekarang kami tak pernah bertemu kembali. Saya kehilangan kontak dengannya, bahkan tak dapat menemukan bahkan di sosial media. 
Yang kedua, adalah papa. Beliau menutup usia saat usia saya masih 17 tahun. Saya merasa amat sedih karena ditinggalkan oleh salah satu orang tua. Saya pun belum sempat membuat bangga papa.
Dan yang ketiga adalah pacar pertama yang dulu sangat saya sayangi. Berduka cukup lama setelah dia memutuskan untuk bersama wanita lain. Saya berusaha untuk bangkit meski rasanya mustahil. Seiring waktu, saya sadari bahwa jalur kami berbeda, baik cara hidup, cara pandang, sampai keyakinan. Sementara aku merindukan pasangan yang nantinya justru membawa saya lebih dekat kepada Tuhan.

Tetapi saya belajar dari semua kejadian tadi. Belajar untuk menerima dengan ikhlas segala yang telah terjadi. Belajar percaya bahwa apa pun di dunia ini semua peristiwa adalah dalam kendali Tuhan. Jika Tuhan ijinkan terjadi maka percaya bahwa saya akan kuat melaluinya. Memang tidak mudah, namun saya terus berdoa, bersekutu dengan orang-orang seiman, terus berkomunitas, meski dalam jatuh bangun, kadang naik kadang turun tetapi Tuhan selalu kuatkan saya. Sehingga bisa melewati semua kehilangan itu.

Dan inilah saya hari ini, dikelilingi oleh orang-orang baru. Mereka yang senang hati menjadi teman baru di hidup saya. Kehilangan papa, membuat hubungan saya yang tadinya jauh dengan kakak laki-laki dan mama saya menjadi dekat. Kami jadi tim yang solid dalam menjalani lika-liku kehidupan. Saya pun akhirnya bertemu dengan lelaki yang mencintai saya, menerima saya, terlebih lagi kami berkomitmen untuk bersama-sama melayani Tuhan. Semoga di tahun depan kami bisa mewujudkan semua mimpi kami. 

Hari baru itu telah datang. Saya tahu bahwa saya takkan pernah bisa menghindari peristiwa kehilangan. Namun, saya berharap jika satu saat nanti mengalaminya lagi, saya bisa lebih kuat dan ikhlas dalam menjalaninya. Karena saya tahu bahwa dalam setiap kehilangan, Tuhan akan ganti yang lebih baik dari sebelumnya. Amin.



Tulisan ini dibuat untuk memenuhi #tantangannulis #BlueValley bersama Jia Effendie

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau Pesan Paket Wisata Murah, di JadiPergi.com Aja Lebih Mudah dan Lengkap.

Siapa yang saat ini nggak suka berlibur dari penatnya aktivitas harian yang membosankan? Ya, bukan jamannya lagi jika mau berpiknik atau berlibur mesti cari tiket, cari pesawat atau kereta kesana-kemari karena sekarang ada paket wisata murah online terlengkap. Kali ini saya mau review bagaimana memilih paket wisata di JadiPergi.com.
Pertama, kita ketikkan JadiPergi.com, maka akan muncul layar seperti di bawah ini. 
screenshot layar doc.pribadi.
Bila belum mempunyai akun, kita harus membuat terlebih dahulu. Namun, jika kamu punya akun BebasBayar langsung bisa login dengan akun BebasBayar.   
screenshot layar doc.pribadi.
Berbagai menu pilihan di sana yaitu wisata, pesawat, kereta, kapal, hotel, railink, travel dan bus. Di sana ada berbagai promo paket wisata menarik ke beberapa wilayah Indonesia mulai harga 100 ribuan perorang. Layanan dalam JadiPergi.com berbasis website, aplikasi Android dan iOS sehingga mudah dioperasikan kapan pun dan di mana pun. Dengan motto "kemanapun jadi hep…

[Resensi Novel] Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona

Menyusuri Kota Venice dan Verona Melalui Novel RomantisJudul buku  : Love in Italy-Kisah Cinta 4 Sahabat di Kota Venice dan Verona
Penulis     : Rofie Khaliffa
Penerbit    : Sheila
Tahun terbit : 2015
ISBN      : 978-979-29-5102-8“Dalam bentuk kata aku bicara, namun dalam bicara tidak bisa berkata. Sementara dalam cinta, aku tidak bisa keduanya. Itulah cinta di balik mentari yang tak terlihat oleh mata...”
-Juliet Capulet- (Hal 180)Kisah dimulai dari perkenalan tokoh bernama Juliet Capulet. Seorang gadis yang sangat menyukai kisah Romeo dan Juliet, sampai bermimpi untuk tinggal di Verona tepatnya di tempat rumah Juliet berada. Ia kuliah sekaligus bekerja di sana. Suatu hari ia bertemu dengan Pethra, mahasiswa dari Indonesia. Seorang pemuda tampan yang diam-diam menaruh hati kepada sahabat sejak kecil bernama Pelangi. Namun sayang, ia tak berani mengungkapkan perasaannya. Di sisi lain, Bizar teman Pelangi sejak SMA juga menaruh hati pada Pelangi. Bedanya Bizar terang-terangan menunjukka…

Jangan Jadi Cewek Cengeng

Tulisan ini pernah aku kirim ke  lomba yang diadakan Penerbit Indiva tapi nggak lolos daripada terbuang mendingan kutampilkan di sini.Girls Talk Series : Jangan Jadi Cewek CengengJadi Cewek Cengeng atau Tegar, Semua Tergantung Kita.Hidup adalah pilihan. Beberapa di antaranya adalah hasil dari apa yang kau kerjakan, sedangkan yang lainnya mungkin terjadi tanpa alasan. Untuk menerimanya atau tidak, semua pilihan ada padamu. The Lavender House-Joseline F. JanaPilih nangis atau hadapi.Misal nih, tadi pagi kita telat bangun, baju belum disetrika, beruntung hujan tiba-tiba turun dengan derasnya sehingga sekolah memberi kelonggaran waktu masuk jadi sepuluh menit. Namun masalah belum berhenti di situ. Karena kamu lupa tidak membawa tugas yang harus dikumpulkan hari itu. Di bayanganmu ada sosok guru yang sudah siap memberi hukuman kepadamu.
Apakah pilihanmu? Nangis atau hadapi apa pun yang terjadi? Kalau pilihanmu nangis di depan guru dan teman-teman berarti kamu termasuk cewek cengeng. Atau …