Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

[Resensi Novel] Ailurofil

Ailurofil, novel pecinta kucing... Judul buku: Ailurofil
Penulis: Triani Retno A
Editor: Irna Permanasari
Desain sampul: Marcel A.W.
Layout: Ayu Lestari
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: pertama, 2016
Jumlah hal: 184 hl, 20cm
ISBN: 978-602-03-2547-7


“Kalo perasaan sayang yang berlebihan pada kucing, disebutnya ailurofilia, pake ‘a’ di belakangnya. Kalo fobia alias takut banget-banget sama kucing, disebutnya ailurofobia atau felinofobia (hal 100).
Nasya Aurelia sangat suka kucing. Ia bahkan rela direpotkan ketika kucingnya akan melahirkan. Menyediakan kardus bekas air minum. Membuat tempat senyaman mungkin untuk kucing kesayangannya itu melahirkan. Tapi siapa sangka, kucing itu memilih tempat yang lebih nyaman yaitu kasur empuk milik Nasya. Kehebohan di pagi buta pun tak terelakkan, ia berkutat dengan kegiatan membersihkan tempat tidurnya dan akibatnya terlambat ke sekolah.  Masalah timbul ketika Rio, cowok yang dipacarinya justru sama sekali tidak suka kucing. Apakah Nasya rela…

#FlashfictionYummyLit

Tiramisu With Love Oleh: Yustrini

“Tolong buatkan tiramisu lagi,” ujar Kevin untuk kesekian kalinya. Dan aku cuma mengangguk, tersenyum dan membuatkannya dengan penuh sukacita. Tiramisu ini adalah harapanku agar hubunganku dengan Kevin bisa lebih dari sekedar teman di kantor.  Cake dasarnya sengaja kubuat sendiri dengan kelembutan, krimnya kubuat beradu dengan secangkir kesabaran. Terakhir kutaburkan bubuk kopi beraroma cinta. “Tiramisu buatanmu selalu enak,” puji Kevin setiap kali ia menikmatinya. Tentu saja setelah kami berdua selesai menikmati makan siang di kantin. Tiramisu buatanku jadi hidangan penutup yang lezat di siang hari. “Boleh aku minta resepnya?” Tanyanya di sela-sela menikmati tiramisunya. Aku terhenyak mendengarnya, “apa kau ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah?”  “Tidak. Aku ingin istriku yang membuat tiramisu di rumah. Ia tak pernah bisa membuat tiramisu seperti buatanmu,” sahutnya. Istri? Sejak kapan? Setahuku ia masih single.  “Apa boleh?” mata cokelatnya kemb…

[Kos] Percikan dimuat di majalah Gadis no. 26 26 September - 06 Oktober 2014

Kos
Oleh: Yustrini Sera, satu-satunya adikku juga satu-satunya saudaraku. Dia anak paling kecil jadi aku, papa dan mama jadi super manjain dia. Soal keinginannya asal itu baik pasti diturutin termasuk keinginannya jadi anak kos.
“Sera mau hidup mandiri dan bisa pergi ke sekolah sendiri,” itu alasan Sera yang pertama.
Selama ini Sera nggak pernah mengurus dirinya sendiri apa keperluannya. Mulai dari mandi, makan, pergi kemana-mana sampai urusan bangun tidur semua serba dibantu kalo nggak sama mama ya aku, kakaknya. Papa pun nggak kalah repot jadi tukang antar jemput  karena Sera nggak bisa naik kendaraan sendiri.
Alasan Sera yang kedua, “ingin lepas dari bayang-bayang Kak Lala.”
Maksudnya?
“Selama ini aku pasti dipanggil 'Sera-adik Lala Priskila' oleh semua guru di kelas. Kan aku ingin jadi diriku sendiri,” jawabnya.
“Kalo itu gampang, Ra. Sekalian pindah sekolah aja,” ujarku yang langsung mendapat sambutan satu cubitan di lenganku dari mama.
“Aduh,” aku mengelus-elus lenganku.

[Percikan] Spotty dimuat di majalah Gadis No.13/16-25 Mei 2006

Percikan pertama yang kubuat tahun 2006. Pertama ngirim percikan ke majalah Gadis langsung dimuat seneng banget ^_^.  Temanya kucing. Terinspirasi dengan pengalamanku sendiri memelihara kucing. Spotty Yustrini Namaku Arlin. Aku duduk di kelas dua SMU. Belakangan ini aku punya sahabat baru, namanya Spotty. Dia itu sangat manis, lincah, lucu dan menggemaskan. Sejak pertama aku melihatnya aku langsung jatuh hati. Tapi jangan salah sangka karena Spotty itu seekor kucing. Dia bisa dibilang sahabat yang paling baik. Bahkan lebih tahu bagaimana caranya berteman daripada seorang manusia.  Hari itu saat pertama Spotty yang masih kecil datang ke rumahku, ia bermain-main dengan bola milik adik keponakanku yang tertinggal di ruang tamu. Spotty menendang bola dan berlari kesana kemari membuat kehebohan. Sebentar saja ruang tamu yang tadinya bersih dan rapi jadi berubah seperti kapal pecah.  Mama dan papa dibuatnya pusing tujuh keliling karena semua barang yang ada di sana hancur berantakan. Spott…