Tantangan Para Ibu yang Bekerja di Rumah Tanpa ART



Source: keluargaindonesia

Menjadi ibu rumah tangga merupakan sebuah pekerjaan yang nggak pernah muncul di bayangan seorang anak perempuan. Jika seorang anak perempuan ditanya waktu kecil, “besok kalo besar pengen jadi apa?” Pasti jawabannya pengen jadi dokter, jadi pramugrari, jadi wanita karir, perawat, polwan, dll. Tapi anak-anak itu nggak ada yang jawab pengen jadi ibu rumah tangga. Kenapa? Apakah ibu rumah tangga itu sebuah profesi yang tidak membanggakan sehingga tidak layak masuk ke dalam daftar cita-cita?

Tik, tok, tik, tok, tik tok.

Setelah menikah, saya banyak sekali belajar tentang kehidupan yang sesungguhnya. Jujur, jadi ibu rumah tangga itu memang tidak pernah terlintas dalam benak saya. Mungkin sudah menjadi rahasia umum, jika jadi ibu rumah tangga itu sebuah pekerjaan yang kerjaannya seabrek-abrek tapi nggak pernah dibayar, terkadang juga nggak dihargai. Bete banget kalo suami pulang dan si istri baru leyeh-leyeh menikmati istirahat setelah seharian beberes sambil bekerja mengumpulkan sesuap nasi, si suami bilang, "kamu seharian ngapain di rumah? Enak ya santai gitu, aku sibuk kerja, capek!" 

"Ini juga baru istirahat, Mas!" Abis itu diam sambil menahan airmata biar nggak meluncur bak air hujan di musim kemarau. Pedih!

Peran ibu rumah tangga kelihatan sepele, namun coba jika di dalam sebuah rumah nggak ada ibu, pasti akan kacau segalanya. Ini sebabnya, seorang anak jauh lebih merasa susah jika ditinggal oleh ibu daripada ayah. Hal ini saya sadari setelah saya ngalamin betapa pentingnya peran seorang ibu dalam rumah tangga.

Bayangkan jika seorang ayah dan 2 orang anak hidup tanpa ada ibu. Ketika bangun, nggak ada yang menyiapkan sarapan, anak-anak nggak ada yang memandikan, ayah antar jemput di sela-sela pekerjaan, siang ayah harus mencari makanan untuk makan siang, sore, pulang kerja harus memandikan anak-anak, menemani belajar, cari makan untuk makan malam. Belum lagi keuangan yang kacau tanpa managemen seorang istri, maka gaji sebulan sepertinya akan lenyap begitu saja. 

Tantangan Bekerja di Rumah Tanpa ART


Saya kenal banyak wanita yang memiliki dua peran selain jadi ibu rumah tangga, dia juga bekerja mencari duit tambahan. Bukan untuk sekedar buat uang jajan namun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contoh mama saya dan kakak perempuan saya. Mereka sungguh wanita yang luar biasa dalam berjuang menjadi ibu rumah tangga juga pencari nafkah untuk keluarga. Pantang menyerah dan enggan meminta bantuan kepada teman atau saudara.

Source: dpBBMLucu

Lewat warung makan dan toko kelontong mama berhasil membesarkan ketiga anaknya, kakak perempuan saya juga bekerja dari rumah, terima pesanan makanan, jual produk oleh-oleh dan menjahit. Semua dikerjakan di rumah tanpa dibantu oleh Asisten Rumah Tangga. Lha gimana mau bayar suster atau pembantu jika keuangan saja mepet? Sebagai gantinya, mereka harus pintar mengatur waktu untuk mengurus suami, anak, rumah dan usaha mereka supaya dalam waktu 24 jam bisa terselesaikan. 

Begini jadwal kakak perempuan saya ketika dua anaknya masih kecil. 

Pagi, dia harus bangun lalu membangunkan suami dan anak-anak. Merebus air, menyiapkan sarapan. Lalu memandikan anak-anak. Menyiapkan baju mereka, menyuapi dan mengantar ke sekolah sambil membawa si kecil. 

Pulang dari mengantar sekolah, dia akan mampir ke warung belanja sayur untuk makan siang. Lalu cepat-cepat membuat pesanan dari pelanggan sambil memasak makan siang. Jam pulang sekolah, ia menjemput anak pertama. Sampai rumah, ia menyuapi anak-anaknya lalu mengerjakan pesanan lagi. Selesai, ia mengantar pesanan sampai sore. 

Selesai mengantar, dia akan beres-beres rumah, memandikan anakl-anak dan mencuci baju. Menyiapkan makan malam. Usai makan malam, dia akan menyiapkan kembali bahan-bahan untuk pesanan lagi sambil sesekali membantu anak pertama mengerjakan PR lalu menidurkan si kecil. Tertidur sebentar, lalu bangun lagi melanjutkan pesanan yang belum selesai yang akan diambil pagi-pagi oleh pelanggan.

Dan yang dimaksud pesanan di sini bukan hanya pesanan makanan tapi juga jahitan. Sibuk banget ya? Iya, semua dikerjakan sendiri. Dan jangan pernah berpikir bahwa semua bisa dikerjakan tanpa jeritan, tangis dan kerewelan anak-anak yang justru selalu mencari perhatian di saat pesanan sedang banyak-banyaknya. 

Kenapa nggak pakai jasa ART saja?

Pertimbangan memakai jasa ART tentu pernah dipikirkan oleh mama dan kakak saya, tapi ya itu tadi, masalah keuangan. Belum lagi sekarang sulit cari asisten yang benar-benar bisa mengerjakan pekerjaan rumah dengan baik. Jadi ibu rumah tangga sekaligus bekerja di rumah adalah pilihan. Repot, iya! Tapi di satu sisi, anak-anak bisa tumbuh di dekat ibu yang sibuk bekerja. Mereka akan menjadi pribadi yang tidak manja, bisa mulai belajar mengerjakan pekerjaan rumah sendiri dan tidak tergantung pada orang lain.  

Gimana dengan saya?

Mungkin ke depan saya juga akan melakukan hal yang sama seperti mama dan kakak saya, bekerja di rumah, mengurus anak, blog tanpa ART. 

#HariBloggerNasional
#MoMAppreciatesBlogger
#MoMxClaris
#MotherOnMission

Beauty: 7 Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat Biar Nggak Balik Lagi

Perang sama jerawat adalah hal yang biasa saya lakukan sejak di kelas 1 SMP, masa-masa puber pertama yang sempat bikin saya stress. Jerawat nongol di pipi satu saja rasanya sudah seperti dunia mau kiamat. Langsung mencoba berbagai cara biar si jerawat ini besoknya sudah hilang tak berbekas. Namun cara itu malah salah karena dalam waktu singkat saya mengoleskan berbagai bahan yang dikatakan cepat buat ngilangin jerawat. Jadi sepulang sekolah saya langsung mengoleskan jeruk nipis, tunggu 15 menit, cuci muka, ganti tempelin tomat biar bekasnya hilang. Selesai tomat kasih mentimun. Sore masih merah, olesin pasta gigi malah tambah merah lalu ditempelin kapas yang diberi air jeruk. Waa, bukannya hilang, besoknya malah makin parah dan membesar, kabar buruknya sekarang nongol jerawat-jerawat di lain tempat. O MY GOD! Mau ditaruh di mana muka saya? Belum lagi kalo ketemu gebetan, bisa ilfil sama saya.


He, he, he. Itu sekelumit cerita masa lalu saya sama jerawat. Sekarang apakah muka saya lebih bersih dari jerawat? Tidak juga, terkadang jika saya baru banyak kegiatan atau kepikiran sesuatu malahan muka saya jerawatan lebih parah ketimbang waktu SMP. Bedanya sekarang lebih santai dalam menghadapi jerawat karena sudah menemukan peralatan tempur yang tepat buat mengatasi jerawat yaitu Acnes Treatment Series. 

Saya naksir produk ini sudah lama, sejak masih sekolah tetapi buat mencoba masih maju mundur lalu mundur lagi. He, he. Akhirnya saya berkesempatan mencoba produk ini lewat BUKALAPAK yang berbaik hati mengadakan Flash Deal yaitu sebuah promo yang menyediakan aneka produk murah seperti kebutuhan sehari-hari dan produk lainnya. Saya dapat paket bundling Acnes Natural Care dan Acnes Pore Strip dan paket bundling Acnes Natural Care dan Acnes Sealing Jell, masing-masing dengan harga 3000 an saja plus gratis ongkir. Ck, ck, ck murahnya kebangetan ya? 

Produk pertama yang saya coba adalah Acnes Natural Care. Pada kemasannya tertulis "Dengan kandungan Natural Active Ingredient untuk 3 manfaat sekaligus mencerahkan, membersihkan dan menjaga kelembaban kulit". Cara pemakaiannya sama seperti facial foam pada umumnya yaitu digunakan tiap hari untuk membersihkan wajah dari kotoran. 

Manfaat Acnes Natural Care: 

* Kombinasi Bearberry ext, Mitracarpus Scaber ext.,& Vit. C untuk mencerahkan kulit dan menyamarkan flek serta noda jerawat.
* Membersihkan wajah dari kotoran dan membantu melawan bakteri penyebab jerawat.
* Menjaga kelembaban dan kelembutan kulit agar kulitmu tetap sehat berseri. 

Acnes Sealing Jell adalah produk kedua yang saya coba. Awalnya takut jika akan mencium bau yang kurang sedap dari produk ini seperti obat jerawat lain tapi ternyata baunya tidak terlalu tajam, nggak bau kayak obat. Mengoleskannya cukup tipis-tipis dan bisa dipakai sebelum memakai make-up karena cepat meresap dan nggak kelihatan putih seperti obat jerawat yang pernah saya pakai sebelumnya. Hasilnya lumayan jerawat jadi cepat kering dan cepat sembuh.  

Produk ketiga adalah Acnes Pore Strip. Saya belum pernah coba, karena hidung saya sedang berjerawat. Acnes Pore Strip ini merupakan skincare untuk mengangkat komedo pada daerah hidung, membantu menyamarkan noda hitam, membersihkan minyak dan pori-pori kulit sehingga terlihat lebih kecil dan lebih bersih. Cara pakainya sederhana, cukup basahi hidung yang sudah dibersihkan sebelumnya lalu lepaskan plastik pada pore strip dengan tangan yang kering, tempelkan pore strip, tekan perlahan agar menempel dengan sempurna lalu biarkan sekitar 10-15 menit sampai terasa pore strip-nya kaku kemudian buka kembali dari kedua ujungnya baru lepas bagian tengah. Digunakan 2 kali seminggu atau 3 hari sekali.

Terkesan dengan pengalaman pertama dengan Acnes saya kemudian mencari informasi tentang produk lainnya. Benar dugaan saya jika Acnes juga memiliki rangkaian produk untuk perawatan kulit yang lengkap mulai dari sabun cuci muka, masker tisu, lotion pelindung dari sinar UV, bedak, kapas bahkan ada sabun mandi juga. Buat kita-kita yang masih awam sama produk Acnes, ada seri perawatan khusus pemula 1 paket berisi 3 produk yaitu Acnes Creamy Wash, Acnes Powder Lotion dan Acnes Sealing Jell. Untuk ukuran yang kecil bisa dibeli di BUKALAPAK harganya sekitar Rp. 30.000,00. Jadi nggak perlu keluarin uang banyak-banyak untuk mencoba Acnes Treatment Series ini. 

Image by ROHTO.co.id

Acnes Treatment Series merupakan brand perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk kulit yang sedang berjerawat atau jenis muka berminyak. Brand ini meng-klaim bisa mengatasi jerawat dnegan tiga langkah yaitu 3C, Clean, Care dan Cure.

Step 1: Acnes Creamy Wash. Berfungsi untuk membersihkan kotoran yang menempel di wajah dan melawan bakteri penyebab jerawat.
Step 2: Acnes Powder Lotion. Merupakan bedak cair yang berfungsi untuk menyerap minyak berlebih, menjaga kulit tetap sehat dan terjaga kelembabannya. 
Step 3: Acnes Sealing Jell berfungsi untuk membantu merawat kulit berjerawat, menjaga kelembutan kulit, warna yang transparan dan mudah diserap sehingga dapat digunakan pada saat beraktifitas di luar ruangan.

Cara Menghilangkan Jerawat

Selain memakai produk perawatan kulit berjerawat di atas ada baiknya juga melakukan berbagai cara menghilangkan jerawat dengan tips berikut:

1. Rajin

Image by: Okezone Lifestyle.

Ya, tanpa faktor yang satu ini rasanya susah banget kalo mau punya wajah yang bebas dari jerawat. Melawan kemalasan diri sendiri itu suatu tantangan tersendiri buat saya. Udah beli produk lawan jerawat malah malas pakainya, hasilnya sama aja jerawat tetap muncul. 

Apapun cara menghilangkan jerawat yang pertama-tama harus dilakukan adalah rajin. Karena walau kamu sudah membeli produk dari dokter kulit paling mahal, mengikuti program perawatan kulit di klinik sekalipun, kalau kamu malas maka hasilnya nggak akan optimal. Jadi kunci agar kamu nggak jerawatan adalah rajin. Rajin apa? Ya rajin melakukan perawatan diri, rajin baca artikel cara menghilangkan jerawat yang tepat dan rajin menjaga kebersihan wajah. Jangan sampai kayak tadi yang saya lakukan di atas ya dan berharap jerawat bisa hilang dalam semalam. Semua butuh proses. 

2. Jaga kebersihan wajah

Image by: Pixabay.

Nah, inilah yang harus kamu lakukan biar jerawat nggak nongol terus di wajah. Menjaga kebersihan wajah membantu mengurangi radang pada jerawat yang terlanjur nongol dan mencegah jerawat muncul di tempat lain. Pada jenis kulit berminyak, debu sangat mudah menempel dan jika pori-pori tertutupi debu maka minyak yang berlebih tidak bisa keluar dan akan timbul menjadi jerawat. Inilah prinsip yang harus dipegang oleh orang-orang yang wajahnya mudah berjerawat termasuk saya. 

Cuci muka setiap habis dari berpergian, bersihkan wajah dengan pembersih wajah dan toner juga semakin membuat pori-pori jadi bersih dan sehat. 

3. Ganti sarung bantal

Salah satu penyebab muka kita kotor adalah sarung bantal, maka sangatlah disarankan jika kamu mencuci sarung bantal minimal seminggu sekali. Pilih juga sarung bantal yang tidak mudah menyimpan debu. Selain itu rajin mencuci rambut juga akan membuat sarung bantal nggak mudah kotor. 

4. Hindari memencet jerawat

Image by: Pixabay.

Memencet jerawat itu merupakan keasyikan buat saya dulu, rasanya gemes liat ada putih-putih yang muncul di atas jerawat, eh, ternyata hal itu bisa bikin jerawat makin parah dan meradang. Terutama jika tangannya kotor, maka bakteri akan mudah sekali berpindah dari tangan ke muka dan menimbulkan jerawat baru. Pastikan tangan dicuci terlebih dahulu sampai bersih sebelum melakukan perawatan wajah.

5. Perbanyak makan sayur dan buah

Image by: Pixabay.

Apa makanan favoritmu? Apa kamu suka makan gorengan, bakso super pedas, batagor berbumbu kacang pedas? Hmm, jika itu makanan sehari-harimu maka mulai sekarang wajib dihindari karena salah satu faktor pemicu jerawat adalah makanan berminyak, pedas dan mengandung bumbu yang banyak. Lebih baik makan sayuran yang direbus atau buah segar bisa mengurangi resiko terjadinya jerawat. Ayo, mulai sekarang rajin-rajin makan sayur dan buah biar makin cantik. Jus buah setiap hari juga bisa bikin kulit kita makin kelihatan segar dan bersih dari jerawat.

6. Hindari stress dan polusi udara

Image by: Pixabay.

Tak disangka jika pikiran juga bisa memicu timbulnya jerawat. Berlatih untuk menghadapi setiap persoalan dengan pikiran yang jernih juga bisa mengurangi jerawat. Caranya dengan melakukan apa yang kamu sukai seperti mendengarkan musik, menonton film, berjalan-jalan atau hobi yang lain.Hindari juga berada di lingkungan yang panas dan banyak polusi.

7. Pakai masker alami

Image by: Pixabay.

Mama selalu mengajari bagaimana memanfaatkan alam di sekitar kami untuk merawat tubuh dan juga wajah. Bahannya simpel, bisa memakai madu, mentimun, bengkoang, lidah buaya dan jeruk nipis untuk mengatasi dan merawat kulit yang berjerawat. Bahan-bahan alami seperti jeruk nipis atau lidah buaya tidak perlu diolah lagi untuk dijadikan masker, cukup cuci bersih lalu oleskan ke seluruh wajah. Madu juga baik untuk menghilangkan jerawat, caranya hanya mengoleskan ke wajah dan biarkan 15 menit lalu bilas sampai bersih. 




Persiapan Menjadi Blogger di Masa Depan.


desain by Canva
Desain by Canva.

Blogger?

Apaan tuh? *tepukjidatsendiri.

Itu pertanyaan yang diajukan teman atau saudara ketika saya menjawab apa kegiatan saya sekarang. Aneh juga sih, kalau ada yang nggak tahu apa blogger itu. Jika orang itu mama saya atau orang-orang jaman dulu. Oke, mungkin ada yang bilang 'blogger' itu sejenis pekerjaan yang tidak terdaftar dalam daftar jenis pekerjaan di formulir-formulir. Profesi guru, polisi, pedagang, dokter, karyawan, kuli mungkin lebih familiar di telinga masyarakat kita. Namun, ternyata di dunia ini ada juga lho yang mendapatkan penghasilan hingga jutaan rupiah per bulan hanya dengan menjadi seorang blogger. Di sinilah mata saya terbuka bahwa blogger bukanlah sekedar hobi tetapi bisa menjadi sebuah bidang pekerjaan yang menghasilkan.


Pengertian Blog.
Blog berasal dari kata 'web' dan 'log' (WEBLOG) yang berarti catatan yang berada di situs internet. Atau secara lengkap pengertian Blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi yang dikelola secara teratur dan bisa diakses secara online. Sedangkan orang yang mengelolanya disebut Blogger. 

Kalau menurut pengertian saya sih, blog itu catatan online yang bisa dibuat oleh siapa saja, apa pun profesinya. Sedangkan Blogger adalah penulis dengan media catatan secara online. 

Awal mula saya ngeblog.

Jujur alasan saya membuat blog bukan karena mau cari uang, hadiah atau hal yang sifatnya komersil. Saya mengenal blog baru sekitar tahun 2014. Lalu baru bikin blog ini di tahun 2016. Jadi saya termasuk newbie dalam dunia ini, belum tahu banyak tentang seluk-beluk ngeblog. Semua berawal dari keresahan saya mengenai bagaimana saya bisa menyimpan dokumentasi untuk naskah cerpen yang saya buat. Lama-lama jika saya biarkan saja dalam bentuk majalah atau buku tulis bakalan lapuk, iya nggak? Karena itu saya simpan di blog ini.

Kalau melihat awal-awal dari Catatan Yustrini, Sahabat akan menemukan berbagai tulisan yang berupa cerpen atau puisi. Lama-kelamaan saya mulai mengenal apa itu Giveaway blog, lomba blog, dari event-event itu saya mulai mengerti bahwa blog bisa menghasilkan.

Jika dihitung saya sudah menuai berbagai manfaat jadi blogger, pertama saya bisa belajar menulis dengan tekun, masa iya sudah punya blog dibiarkan saja kosong melompong. Tugas saya adalah membuat blog saya hidup. Ibarat melahirkan seorang anak yang butuh dirawat, diberi perhatian, demikian juga dengan blog yang sudah saya buat, harus diusahakan supaya tetap ada artikel yang diposting tiap bulan. Kadang saya juga nggak tahu harus menulis apa di blog ini. Akhirnya, saya ikut lomba blog supaya tetap menulis minimal sebulan ada yang saya posting. Dari lomba-lomba tersebut saya malah mengenal tentang teknik-teknik memposting blog lebih banyak dari awalnya saya cuma bisa memposting tulisan lalu memasukkan foto, video dan template.

Yang kedua, saya jadi punya bahan untuk di-posting di sosial media. Jadi nggak melulu memposting hal-hal yang biasa tapi berupa pengalaman sehari-hari yang saya tulis. Ketiga, saya jadi kenal dengan teman-teman sesama blogger. Ternyata ada orang-orang yang hidupnya justru mendapatkan penghasilan dengan menjadi blogger. Terakhir saya mendapatkan banyak bonus hadiah karena ngeblog. Saya sering ikut lomba ngeblog walau belum pernah jadi juara 1 atau 2, paling banter saya dapat juara 3, itu pun baru 2 kali. Selebihnya saya mendapat hadiah hiburan atau pemenang peserta paling cepat mendaftar lomba, he, he.

Menyiapkan Diri Menjadi Blogger di Masa Depan?

Untuk saat ini, satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah ngeblog. Kenapa? Karena saya selalu diajarkan di gereja untuk memaksimalkan apa yang sudah ada pada saya untuk dikembangkan bahkan dikembalikan untuk kemuliaan Tuhan. Intinya, Tuhan tidak meminta sesuatu yang tidak ada pada umat-Nya. Berbekal kuota internet & smartphone saya mulai menulis dan membuat blog. Siapa sangka justru setelah menikah, ngeblog malah jadi kegiatan utama saya?

Saya percaya bahwa Tuhan sudah menyiapkan segalanya, selama ini apa pun yang dibutuhkan selalu Tuhan sediakan. Bahkan sampai terheran-heran kok saya bisa ada di sini, bisa punya hobi membaca, tertarik untuk menulis dan mulai jadi blogger di masa depan juga saat ini. Banyak orang di sekitar saya tidak mengenal profesi ini padahal jika ditekuni hasilnya melebihi dari gaji pegawai kantoran lho! Istilahnya blogger kerja kantoran tanpa harus ngantor dan bisa mengatur waktu kerja sesuka kita, di mana saja dan kapan saja. Asyik, kan?

Lalu dari mana penghasilan blogger? Pertanyaan ini pasti sering diajukan orang yang masih awam sama blogger. Kalau saya seringnya menjawab secara singkat, sederhana namun jelas bagi mereka. Blogger bisa dapat penghasilan dari review produk, iklan, jualan barang orang lain atau produk sendiri di blog, ikutan lomba blog dan giveaway. Sebagian mengerti ada juga yang masih belum paham juga jadi saya bilang, kalo saya nulis artikel dan ada orang yang mau beli di situ saya dapat duit, he, he. Oo gitu to, ya udah kamu bikin artikel yang banyak ntar dijual, biar kamu bisa beli rumah, (kata mama saya). Amiiinn.

Enak ya jadi blogger?

Hmm, nggak juga! Kenapa?

Jadi blogger itu enaknya bisa ikut event-event gratis, mencoba produk baru lebih dulu, bisa dapat ilmu baru, pengalaman baru, kenalan baru, paling bikin senang jika bisa menerima hadiah-hadiah semacam voucher hotel, voucher belanja, pulsa, uang, buku, handphone sampai jalan-jalan ke luar negeri. Nggak enaknya ya sering dicap sebagai tukang cari gratisan, pengangguran, kurang kerjaan nulis-nulis artikel & meliput acara. Hiks, sedih kan dicap gitu?

No matter what they say. Selama nafasku masih berhembus dan jantungku masih berdetak. Saya akan terus berjuang jadi blogger (sambil mengepalkan tangan).

Saya yakin bahwa peran blogger di masa depan pasti akan makin dibutuhkan, karena perkembangan teknologi akan membuat informasi secara digital makin dicari. Buat kamu para blogger, terus semangat ya!

Selamat Hari Blogger Nasional!



Review Makan di Joglo Dahar Gedhang Mas.

Halo, jumpa di bulan Oktober 2018. Puji Tuhan saya di bulan ini berulangtahun ke ...(skip aja, ya!). Doain supaya banyak rejeki, sehat, bahagia dan sejahtera, jadi berkat buat banyak orang, amin. Di usia saya yang sekarang saya bersyukur saja, meski sadar saya tuh jadi manusia termasuk telat dalam bertumbuh. Baik dari segi kedewasaan, kemandirian, mental, jodohnya juga telat. Tapi Tuhan sungguh sangat baik boleh mempertemukan saya dengan orang-orang yang luar biasa di dalam iman, pekerjaan dan usaha. Motto hidup "lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali" yang ditanamkan ortu ternyata baru terasa sekarang. 

Yus, ini kan judulnya review makan, kok jadi ngomongin soal motto hidup segala? Ya, maklum namanya juga nulis di blog pribadi jadi suka-suka lah, sama curhat juga boleh. He, he. 

Makan di tepi sungai seperti ini sangat mengasyikan di malam hari. 
Let's talk about Joglo Dahar Gedhang Mas. Pertama kali ke sini tuh asli langsung sukaaa banget sama tempatnya. Trus abis itu makannya dibayarin lagi alias gratis, he, he. Tambah senang,kan?  Cocok banget buat acara gathering bersama, ngerayain ultah atau sekedar ber-fellowship dengan keluarga. Makan di tempat seperti ini memang asyik banget, karena ada kolam atau sungai gitu di tengah-tengahnya. Paling enak menikmati sore dan malam hari di sini. Kalau makan bersama rombongan kita bisa memilih duduk di kursi atau lesehan, sementara gasebo kecil bisa cukup untuk 2-4 orang. 

Makan bersama-sama teman komsel juga menyenangkan.
Soal makanan, saya merasa cocok sama Gurameh Asam Manis-nya, sausnya nggak terlalu asam dan guramehnya masih terasa krispi. Tepungnya juga enak ada rasa gurih-gurihnya. Untuk masakan sayur saya suka sama Brokoli Seafood, masih kerasa segar dan rasanya enak di lidah.

Tempat live cooking.
Yang menarik di Joglo Dahar Gedhang Mas ini adalah adanya live cooking. Jadwal menunya setiap hari berbeda-beda. Waktu saya datang ke sana, pas menu Nasi Goreng Kambing. Live cooking ini diadakan setiap hari senin sampai jumat pukul 15.00-21.00. Menunya urut dari senin ke jumat ada Bakso ala GM, Mie Lethek, Sate Klathak, Nasi Goreng Kambing, Mie Oriental Java. Khusus sabtu dan minggu ada aneka bubur seperti Bubur Ayam, Bubur Candil, Bubur Sumsum, Bubur Kacang Hijau & Bubur Ketan Hitam. Waktunya mulai jam 9 pagi sampai jam 3 sore. 

Es Teller, Jeruk hangat, Jus Strawberry, Nasi Goreng Kambing, Mie Goreng, Cap Cay Kuah, sambal terasi. 
Saat saya datang di hari kamis ada live cooking Nasi Goreng Kambing. Rasanya lumayan enak, ada pelengkap seperti emping, tomat, mentimun dan acar. Sayangnya irisan daging kambingnya agak susah ditemukan, rasa rempah-rempahnya juga nggak terlalu kuat jadi nggak berasa makan jamu, wkwk. Minumannya saya memilih Jus Strawberry dan Jus Mangga, menurut saya manis asamnya pas. Untuk Es Teller, walau katanya minuman andalan di sini bagi saya biasa aja, malah terasa kurang manis dan kurang ada isinya. Isinya sama dengan Es Teller pada umumnya yaitu daging alpukat, nangka, kelapa muda dan mutiara. 

Hal-hal yang bisa kamu lakukan di JOGLO DAHAR GEDHANG MAS.


1. Menikmati suasana makan di tengah alam yang masih asri.

Meja makan di tengah kolam ikan. Cocok untuk makan bersama dengan keluarga.
Tempat makan JOGLO DAHAR GEDHANG MAS sepertinya bukan hanya dirancang untuk tempat menghilangkan rasa lapar namun juga untuk berlibur atau bersantai bersama keluarga, teman-teman atau mengadakan acara gathering, rapat bahkan acara pernikahan.

 2. Berfoto di jembatan & tempat-tempat yang indah lainnya.

Jembatan ini terlihat cantik saat malam hari.
Pemandangan indah bisa jadi tempat yang pas buat kamu pecinta foto, banyak sekali sudut yang bisa jadi background foto kamu. Salah satunya jembatan ini. 

3. Makan sambil menyaksikan live cooking.

Tempat makan sambil menyaksikan koki memasak menu spesial hari itu. 
Kamu mau tahu bagaimana koki memasak? Di sini ada sebuah tempat khusus jika kamu mau menyaksikan cara memasak. Menunya berbeda di setiap harinya. Sambil makan kamu bisa menyaksikan live cooking dan bertanya pada asisten koki tentang bumbu dan cara masak yang tepat.

 4. Makan di tengah taman.

Buat yang suka menikmati hidangan dengan melihat taman, bisa memilih di sudut ini. 
Banyak pohon-pohon yang menambah asri tempat ini. Area makan pun jadi terasa menyenangkan karena ada nuansa hijau dari alam. Kamu yang jenuh dengan tempat makan monoton di kota bisa ke sini lho!

5. Privasi dalam menikmati hidangan.

Jarak antar meja pengunjung cukup jauh.
Kenyamanan pengunjung juga begitu diperhatikan oleh pemilik tempat ini. Seakan mau menjaga privasi pengunjungnya, meja makan tidak di tata seperti rumah makan lain. Tapi dibuat seperti gasebo tersendiri, jadi yang mau rapat juga bisa memilih tempat agak tertutup, yang rombongan ada semacam aula tapi dengan meja panjang. Yang berdua atau berempat juga disediakan gasebo yang lebih kecil.

Nah, buat kamu yang ingin mencicipi asiknya makan sekaligus menikmati kebersamaan bersama keluarga sambil menikmati keindahan taman kamu bisa datang ke Joglo Dahar Gedhang Mas yang berada di Jl. Monumen Perjuangan, Kertopaten, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Cara ke sana cukup mudah bisa dengan motor atau mobil sekitar 5 menit dari terminal Giwangan. Harga makanan di sini masih lumayan terjangkau, untuk paket hemat berlima sekitar 250 ribuan sedangkan paket sepuluh orang 740ribuan.


Baturraden Tempat Penuh Sejuta Kenangan.

Aku sangat menyukai kota Purwokerto, sewaktu aku masih kecil pernah bermimpi untuk bisa tinggal di kota ini. Dan ajaib Tuhan mengabulkan keinginan itu setelah belasan tahun berlalu. Kenapa saya suka dengan kota ini? Entahlah, seperti ada spirit yang tertanam dalam suasana Purwokerto yang berada di dekat tempat indah bernama Baturraden. Jika saya dan mama berjalan-jalan ke kota (demikian kami menyebut Purwokerto) selalu merasakan hawa dingin yang sejuk. Puji Tuhan setelah kami tinggal di Purwokerto, kami bisa mengunjungi Baturraden kapan saja karena letaknya lebih dekat ketimbang kami dari Kroya. Beberapa tahun setelah tinggal di Purwokerto ternyata saya harus pindah ke Yogyakarta, membuat saya jadi jarang ke Baturraden lagi.

Baturraden tempat sejuta kenangan.


Anak Tangga di Kebun Raya Baturraden.
Nggak cukup sehari jika kamu ingin mengunjungi semua tempat di Baturraden, mulai dari Wana Wisata Baturraden, Kebun Raya Baturraden, The Small World, Telaga Sunyi, Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Curug Gede, dan yang terbaru ada Caping Park. Menikmati udara sejuk pegunungan dan pemandangan yang indah bikin betah. Beberapa kali saya pergi ke tempat ini dengan keluarga, saudara, calon suami dan calon mertua waktu itu, ha, ha. Yang paling sering ya sama suami yang kala itu masih berstatus jadi pacar.

Awalnya, saya mengajak suami ke Baturraden karena ingin mengenalkan ini lho, kota saya nggak kalah kan sama tempat lain? Tapi ternyata justru cinta kami bersemi di Baturraden. Padahal menurut mitos masyarakat sekitar, pasangan muda-mudi yang pacaran di Baturraden akan putus. Puji Tuhan mitos itu nggak berlaku buat kami. Mungkin hanya untuk pasangan yang pacarannya sudah melebihi batas ya.
Foto kami saat masih pacaran.
Masa pacaran, kami sering ke Baturraden setelah pulang dari gereja. Berjalan-jalan menyusuri anak tangga yang lumayan bikin keringat mengucur dan perut lapar. Membeli sate kelinci jadi andalan kami. Pernah kami pagi-pagi ke Baturraden hanya untuk sarapan sate kelinci lalu pulang lagi. Ha, ha, ha. Tapi yang namanya pacaran ya tetap asyik. Tak disangka semua itu sekarang jadi kenangan yang indah untuk diingat.

Kenangan Indah Bersama Keluarga Di Baturraden.


Lebaran kemarin saya dan suami pulang ke Purwokerto. Mama dengan semangatnya mengajak kami jalan-jalan ke Baturraden pagi-pagi naik motor. Jadilah hari itu kami pergi ke Baturraden dengan 2 motor. Satu saya dengan suami, yang satu lagi mama sama kakak laki-laki saya. Untuk menghemat supaya nggak jajan di sana, mama membawa bekal nasi ayam untuk kami semua. Wk, wk, wk. Maklum baru lebaran, harga tiket dan jajan naik semua.

Sebelum ke dalam selfie dulu ah.
Ada kejadian lucu. Saat sudah sampai depan loket, kami beristirahat dulu, karena waktu mau masuk kawasan wisata Baturraden macet parah padahal kondisi jalan menanjak. Saya dan mama masuk lewat gerbang masuk dengan berjalan kaki hendak ke toilet. Sementara kk dan suami masih ingin duduk di bawah pohon beristirahat.

Sesudah beberapa saat saya dan mama selesai keluar dari toilet dan menunggu mereka. Lama menunggu, akhirnya mama telepon suamiku. Ternyata kk dan suami sudah sampai di atas, katanya sedang mencari kami. Agak kesal juga saya bilang nggak mungkin kami berdua jalan kaki ke atas. FYI, jarak antara gerbang masuk ke Kebun Raya Baturraden masih 10 menitan kalo naik motor. Jalannya menanjak lagi.

"Lho, kalian kan jalan sudah lama." Sahut kk santai.

Aku cuma tepuk jidat, "kami kan cuma ke toilet yang dekat parkiran itu." Ah, cowok emang nggak peka! Mereka kurang mengerti apa yang dilakukan wanita.

Ini liburan pertama bersama keluarga kami setelah saya menikah.
Setelah menikah, suami jadi jarang ke Purwokerto. Dia lebih sibuk kerja dan mencari lemburan. Dia baru bisa berlibur agak lama pas momen lebaran ini. Puji Tuhan kami bisa berpiknik bersama mama. Meski ke Baturraden itu bikin capek kaki karena jalannya menanjak terus. Anak tangga yang bikin ngos-ngosan selalu ada di mana-mana menantang kami untuk mendaki. Meski capek, semua itu terbayar dengan pemandangan indah dan udara yang sejuk.

Pura-pura sibuk selfie, padahal baru istirahat. Wkwkwk. 
Jalan-jalan membawa mama memang harus sabar jalannya, santai nggak usah terburu-buru. Beda sama kalo berdua, kami malah lomba menaiki tangga, wkwkwk. Tapi jangan salah diantara kami berempat mamalah yang paling semangat. Setelah menyelesaikan makan siang setelah menaiki tangga tadi, mama mengajak kami ke Pancuran Pitu yang letaknya lebih ke atas lagi, sekitar 2,5 kilometer dari Kebun Raya Baturraden. Oke, perjalanan berlanjut. Menempuh jalanan berbatu dengan mengendarai motor sekitar 20 menit sampailah kami ke Pancuran Pitu. Kali ini ratusan anak tangga yang menurun sudah menanti. Mama pun menyerah ketika sudah menempuh hampir separuh dari ratusan anak tangga. Mama memilih duduk di dekat penjual badeg, minuman fermentasi alami dari air nira kelapa. Kami bertiga terus menuruni anak tangga yang makin curam turun ke bawah. 

Nggak ketinggalan selfie dulu di Tebing dekat Pancuran Pitu.
Sudah banyak sekali orang yang berada di pancuran pitu yang konon airnya berkhasiat untuk menyembuhkan aneka penyakit kulit seperti jerawat, bisul dan gatal-gatal. Bukan karena mitos, tetapi memang air di Pancuran Pitu itu mengandung belerang dan airnya masih panas karena keluar dari Gunung Slamet yang sebenarnya merupakan gunung berapi. Jadi di tengah udara dingin pegunungan ada tersimpan air yang panas di dalam tebing yang menjadi pancuran berjumlah tujuh, karena itu disebut dengan Pancuran Pitu. 

Banyak sekali pengunjung ketika musim lebaran seperti ini.


Kalo ditanya maukah kami ke Baturraden lagi, jawabnya pasti mau. Kalo perlu bawa kamera biar bisa memiliki foto kenangan yang benar-benar bagus dan detail. Tapi kamera itu kan mahal, fungsinya cuma buat memotret. Kalo baru nggak berlibur seperti sekarang sayang juga dianggurin. Nggak mungkin dong cuma makan pengen foto makanan pake kamera, begitu repotnya bawa-bawa kamera. Maunya pake smartphone idaman di 2018 ini. Yang punya keunggulan banyak seperti kamera dengan teknologi AI, desain yang premium, kapasitas 128 GB dan harus memiliki kinerja yang kuat buat aktifitas saya di internet.


HUAWEI NOVA 3i, Smartphone Idaman Tahun 2018.

1. Desain yang fashionable.

Huawei Nova 3i memiliki tampilan yang begitu memikat. Setiap orang yang melihatnya pertama kali pasti bakal mengira jika smartphone ini sangat mahal setara dengan harga motor. Namun ternyata harganya cukup terjangkau yaitu Rp. 4.199.000. Warna yang tersedia adalah hitam dan Irish Purple dengan warna gradasi biru dan ungu, akan makin terlihat keren jika terkena cahaya. Ukuran layarnya cukup lebar 6,3 inchi dengan aspek rasio layar 19,5:9. Dengan ukuran segitu saya rasa masih bisa masuk kantong celana ya.

2. Quad AI Camera.

Ternyata ada 4 camera yang dipasang di Huawei Nova 3i. Mantap ya! Dengan resolusi 24MP+2MP untuk kamera depan sehingga selfie makin keren. Juga 16MP+2MP untuk resolusi kamera belakang. Diperkuat oleh agoritme AI yang didorong pengetahuan lebih dari 100 juta gambar, Huawei Nova 3i mampu mengingat 22 kategori dari 500 lebih momen dan menyediakan hasil potret yang dioptimalkan.

3. Powerfull performance.

Procesor yang digunakan pada Huawei Nova 3i adalah Octa Core dengan chipset Hisilikon Kirin 710 dan RAM sebesar 4 GB. Yang tak kalah penting adanya GPU Turbo akan makin menambah performa smartphone ini untuk dipakai bermain game. GPU Turbo adalah tekmologi pengakselerasi pemrosesan grafis yang mengubah cara grafis diolah di level sistem. Fitur ini meningkatkan integrasi software-hardware, sehingga bisa menjalankan game yang memiliki grafis paling intensif sekalipun, dengan mendongkrak performa dan efisiensi. Fungsi ini bisa memaksimalkan grafis hingga 60% dan menghemat baterai hingga 30%.

4. Smartphone termurah di kelasnya dengan storage 128GB. 

Kapasitas penyimpanan internal yang mencapai 128GB dan RAM 4GB memungkinkan kita bisa menyimpan file foto, video dan download berbagai macam aplikasi dari yang ringan sampai berat sekalipun. Bagi yang hobi jalan-jalan pasti smarphone seperti ini berguna banget ya! Dibandingkan dengan smartphone lain, Huawei Nova 3i merupakan smartphone termurah di kelasnya dengan storage 128 GB.

Spesifikasi: 
Layar : 6,3 inch, 16,7 juta warna, TFT LCD(IPS).
Resolusi : FHD+ 2340x1080, 409 PPI CPU HUAWEI Kirin 710 4xCortex A73 2,2 GHz + 4xCortex A53 1,7GHz.
Sistem operasi: Android 8.1 
EMUI : 8.2 
Memori: 4GB RAM +128GB ROM
Jaringan: 2G, 3G & 4G, LTE 
Konektivitas: 802.11b/g/n, 2.4 GHz Bluetooth 4.2, BLE, HWA, aptX and aptX HD Micro USB, USB 2.0 3,5 mm Headset Jack.
Kamera: Belakang: 16MP+2MP, F/2.2 aperture, supports autofocus (phase focus, contrast focus)
               Depan: 24MP+2MP, F/2.0 aperture, supports fixed focal length.
Baterai: 3.340 mAh 5V/2A charger.


4 Harapan saya tahun 2018:

1. Bisa kembali berjalan-jalan bersama keluarga di Baturraden.
2. Punya smartphone baru sebelum liburan akhir tahun tiba.
3. Bisa memenangkan giveaway yang berhadiah smartphone keren Huawei Nova 3i sehingga bisa dipakai untuk mendukung kegiatan ngeblog saya.
4. Harapan terakhir tentu saja agar semua harapan saya di atas bisa tercapai semua, amin.

Sumber referensi : https://nurulnoe.com/huawei-nova-3i/
Sumber gambar   : https://consumer.huawei.com/id/phones/nova3i/