Maker Fest 2018 Yogyakarta, Bentuk Apresiasi untuk Produk Kreasi Lokal Indonesia.

Acara Maker Fest 2018 di Lap. Parkir Mandala Krida, Yogyakarta.

Hai, hai, hai. Gimana kabar kalian semua? Saya selalu berdoa agar kalian tetap dalam keadaan sehat selalu biar bisa mengunjungi catatan saya ini. Makasih sebelumnya buat kamu-kamu yang udah menyempatkan diri untuk membaca blog saya yang agak berantakan.

Kali ini saya mau mengulas saat saya pergi ke Maker Fest 2018 yang telah diadakan di Yogyakarta pada tanggal 15 & 16 September 2018 kemarin. Soal Maker Fest sebenarnya saya udah secara sekilas tahu lewat iklan di IG tapi nggak tertarik juga. Sampai waktu mau datang KKR di gereja yang ada di Jogja City Mall suami saya menangkap ada booth Maker Fest 2018 karena penasaran, kami langsung aja ke sana. Sama mas-mas yang nunggu malah ditawari untuk mendapatkan merchandise gratis dari Tokopedia. Wah, pucuk dicinta ulam pun tiba. Kalo untuk yang gratis, kami berdua sih cepet. Ha, ha, ha.

Foto dulu buat diupload di IG.

Ok, kami harus melakukan syaratnya lebih dulu. Simple kok, cuma foto di booth yang sudah disediakan, upload ke Instagram dengan men-tag 10 teman (agak berat sih, karena saya sungkan buat ngasih tag ke teman IG, takut mengganggu). Trus suruh daftar di web Maker Fest 2018 Yogya, lalu men-download barcode, foto cekrek, upload. Udah deh,langsung dapat merchandise. Pilihannya ada gantungan kunci, tote-bag, kaos. Kami pilih kaos aja. Lumayan kan?

Apa Itu Maker Fest 2018?

Pintu gerbang masuk ke Maker Fest 2018. Cukup tunjukkin aplikasi Tokopedia kamu di HP untuk bisa masuk.

Sebenarnya saya juga nggak begitu ngeh sama Maker Fest 2018, tetapi jika melihat acaranya itu merupakan sebuah wadah di mana para pengusaha produk lokal atau pemilik ide usaha baru bisa memperkenalkan produknya lewat kompetisi dan festival yang diadain sama sebuah perusahaan e-commerce yaitu Tokopedia. Mereka nantinya bersaing untuk memenangkan hadiah untuk tiga merk produk kreasi lokal terbaik yaitu berupa pembinaan bisnis, pendampingan pemasaran merk dan menjadi ikon kreator bisnis untuk makers di seluruh Indonesia.

Jadwal acara.
Maker Fest 2018 ini sudah diadakan di Medan, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan akan hadir di Makasar dan yang terakhir ada di Denpasar. Akan ada 30 kreator terpilih dari setiap kota. Dan para kreator inilah yang akan berjualan dan memperkenalkan produk ke pengunjung saat Rundown MakerFest 2018 berlangsung. Di sana ada workshop, talkshow, bazaar dan musik. Kalo di Jogja udah berlangsung kemarin pas tanggal 15-16 September, di Surabaya akan berlangsung tgl 29-30 September, Makasar 13 & 14 Oktober dan Denpasar tgl 3 & 4 November. Buat kamu yang berminat mau daftar kompetisi masih di buka kesempatan untuk event di Makasar dan Denpasar. Untuk lebih jelasnya buka aja di Maker Fest 2018.

Ada point reward kalo kamu ikut workshop atau memberi rating ke booth yang bertanda "Rate Me".

Trus besoknya kami pergi ke lapangan parkir Mandala Krida untuk melihat ada apa sih di sana. Acaranya sih nggak begitu menarik buat saya. Tapi saya semangat minta scan barcode di setiap booth yang bertanda "rate me" buat ngumpulin poin yang bisa ditukar sama merchandise Maker Fest 2018. Ada juga merchandise dari Tokopedia saat kita bayar produk digital di stan Tokopedia.


Creatif Talkshow sama Achmad Cliff Yusron dan Herlina Dewi dari Stiletto Books.
Suami saya nggak mau diajak muterin stan tapi dia cuma duduk di sebuah foto booth dan kejepret-jepret sama orang-orang yang selfi. Ha, ha, ha. Saya kembali saat udah capek lihat-lihat sambil minta scan. Agak gimana gitu, karena kebanyakan booth malah gadget yang buat scan lagi dibawa-bawa buat cari rate ke booth lain. 

Panggung musik yang belum begitu ramai oleh pengunjung.
O ya, untuk dapat masuk ke Maker Fest 2018 pastikan kamu sudah mendownload aplikasi Tokopedia di smartphone kamu untuk ditunjukan ke petugas. Nggak perlu khawatir, acara ini gratis kok. Ada juga permainan seru, foto booth, stan makanan, booth NET TV, workshop dan penampilan dari Sungai, Rubah di Selatan, Bravesboy, Pusakata, Gie, Tashoora, The Rain dan Mocca juga Raisa. Kegiatan Maker fest 2018 ini akan ada juga di Makasar dan Denpasar pada bulan Oktober dan November mendatang. Ikuti IG Maker Fest untuk info selanjutnya. Dah!!

Berlibur 2 Hari 1 Malam di Kaliurang, Yogyakarta (Part 2).


Part 2 (desain by Canva).

Setelah melalui malam yang amat dingin, berisik dan susah tidur sampailah kami pada hari yang kedua. Pukul 7 kami baru benar-benar terbangun dan menyadari kalo hari sudah pagi. Rasanya masih belum cukup tidur karena baru sekitar jam 4 atau jam 5 kami benar-benar bisa tertidur lelap. Makasih buat pihak vila yang memperkerjakan pegawainya sampai malam sehingga tamu keberisikan. Tapi sudahlah lupakan semuanya, kini kami harus menyiapkan fisik untuk jalan-jalan lagi. Dan yang harus kami lakukan pertama kali adalah mandi dengan air yang dingin seperti es.

Sarapan kami dari Fuji Vila Kaliurang

Suami saya yang lebih dulu mandi. Sementara saya sarapan crackers agar tidak terlalu lapar karena udara dingin membuat saya lebih cepat lapar, ha, ha, ha. Sekitar jam setengah delapan saya memberanikan untuk mandi bebek. Pokoknya asal badan terkena sabun dan dibilas air shower yang aliran airnya seakan tak berperasaan membuat badan saya gemetaran. Akhirnya saya berhasil juga melewati mandi pagi yang amat menyiksa itu (agak lebay, ya?).

*Museum Ullen Sentalu.

Pintu masuk ke Museum Ullen Sentalu.




Museum ini diresmikan tahun 1997 oleh Menparpostel, Joop Ave. 
Harga tiket masuk ke Ullen Sentalu. 

Selesai mandi akhirnya sarapan datang juga. Nasi goreng pedas, telur goreng, nugget ayam dan salak cukup membuat saya kenyang. Selesai sarapan kami jalan-jalan sebentar di sekitar Taman Kaliurang. Karena masih sepi kami memilih tidak masuk ke taman tetapi justru berjalan ke kiri bila dari arah vila.

Nggak jauh dari Wisma Kinasih (tempat retreat) terdapat sebuah Museum Ullen Sentalu. Kami berjalan terus ke sana namun seperti kisah pertama, nggak jadi masuk lagi karena waktunya mepet sementara kalau mau masuk ke museum harus pakai guide dan ikut rombongan. Padahal jam 12 siang kami harus check out dari vila, sementara itu kami harus menunggu ada pengunjung lainnya datang. Harga tiket untuk wisatawan dalam negeri 40 ribu untuk dewasa, 20 ribu untuk anak-anak. Untuk wisatawan asing 60 ribu dewasa, 40 ribu anak-anak.
Jalan-jalan pagi ke Taman Kaliurang & Museum Ullen Sentalu.
Kembali ke Fuji Villa lewat jalan kampung, ternyata di sini banyak sekali tempat penginapan ada yang sederhana, mewah, kamar sedikit sampai kamar yang banyak ada semua. Kalo yang di dalam kebanyakan rumah penduduk yang berubah fungsi 

*Menara Pandang. 

Di Menara Pandang Gunung Merapi sekitar 6 Km dari puncaknya. 

Sekitar pukul 11 kami check out dari hotel dan pergi ke Menara Pandang yang jaraknya 6 km jika ditarik garis lurus dari puncak Merapi. Hampir bisa dikatakan tidak ada pengunjung ketika kami ke sana. Tempatnya agak seperti taman bermain, ada beberapa kios dekat lokasi parkir. Tiket masuk 2000/orang dan 2000 untuk sepeda motor. Murah, kan? Saya pilih wisatanya yang murah terus ya? Pletak *tepukjidatsendiri. 


*Taman Nasional Gunung Merapi.



Taman Nasional Gunung Merapi.

Lanjut dari Menara Pandang kami ke Taman Nasional Gunung Merapi, kalo umumnya sih tempat ini disebut Kaliurang. Ciri khas tempat ini adalah Tugu Elang Jawa yang merupakan hewan paling dilindungi dan kawasan ini adalah tempat habitat bagi mereka yang kian hari makin sedikit. Mungkin sekarang jumlahnya tidak lebih dari 10 ekor.

Selain Elang Jawa, hewan yang hidup dilindungi di sini adalah kera ekor panjang atau kalo orang sana bilang monyet atau munyuk. Mereka suka beraktivitas di dekat manusia. Jangan heran jika ada kera yang tiba-tiba merebut makanan kita, mereka juga suka iseng sama pengunjung, suka bertatap mata sama orang (kemarin saya juga sempat ditatap sama monyet, naksir kali ya, wkwkwk), suka ngagetin orang dengan tiba-tiba menjatuhkan ranting atau menarik barang yang kita bawa. Biasanya mereka suka turun gunung di sore hari. Kalo siang mungkin mereka lebih suka bermain di pohon, berkutu-kutuan atau tidur siang.

Oo siapa dia? Baru makan buah lalu melemparkan kulitnya ke orang yang lagi duduk di bawahnya, ha, ha, ha.
Di dekat pintu masuk terdapat banyak kios-kios yang jualan makanan khas Kaliurang seperti Jadah Tempe, Sate Kelinci, Nasi Klenyer dan Tongseng Kelinci. Makanan umum seperti soto, mie ayam, mie instan, nasi goreng juga ada, pedagang buah juga ada. Saya tertarik untuk menengok air terjun Tlogo Muncar, sayangnya status Merapi sedang dinyatakan waspada level 2 jadi kami tidak boleh mendaki ke puncak.

Makan siang kami, Nasi Goreng Klenyer dan Sate Kelinci. 
Begitu sampai di air terjun, saya kaget karena bayangan saya air terjun itu selalu banyak air dan bawahnya ada kolam besar dengan aliran air yang deras turun dari tebing. Ternyata air terjun Muncar hampir tidak ada airnya, cuma seperti aliran air yang merembes di dinding. Kata suami saya kadang kalo lagi musim kemarau seperti sekarang, airnya nggak ada, jadi ini termasuk banyak.

Puas menikmati suasana alam hutan alami dan sedikit was-was karena kera-kera sudah mulai turun, kami pun keluar. Suami bermaksud beli oleh-oleh buat maminya, maka berjalanlah kami menuju pedagang buah yang berada tidak jauh dari pintu masuk. Mereka berteriak-teriak terus saat kami mendatangi salah satu penjual. Agak menyesal sih, beli di tempat ini. Karena talas dan salak yang kami beli ternyata banyak yang busuk, harganya juga mahal. Hal ini kami ketahui ketika sudah sampai di rumah. Lain kali kami harus lebih hati-hati beli oleh-oleh di tempat wisata.

Kami pun ke kios makanan memesan Sate Kelinci dan Nasi Klenyer. Untuk seporsi Nasi Sate Kelinci harganya 20.000 isi 5 tusuk dan Nasi Klenyer 25.000. Rasa makanan yang kami pesan ternyata tidak mengecewakan, semua enak terutama Nasi Klenyernya, ini adalah nasi goreng namun rasanya ada bumbu tongsengnya, dagingnya pakai daging kambing yang empuk. Hmm, enak banget! Penasaran? Ke Kaliurang aja!

Sebelum pulang kami menyempatkan membeli jadah tempe, satu paket berisi 10 jadah, 10 tempe seharga Rp. 22.000,- sukses kami bawa pulang buat oleh-oleh mamah mertua.


*Museum Gunung Merapi.
Museum Gunung Merapi.

Hari masih sore, kami mampir ke Museum Gunung Merapi. Harga tiket masuknya hanya 5 ribu rupiah per orang plus parkir 3 ribu. Tempatnya bagus banget. Saat memasuki museum yang pertama kali yang dilihat adalah replika Gunung Merapi yang mensimulasikan sebaran awan panas 3 letusan di tahun 1969, 1994 dan 2006. Gunung Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif di dunia.

Replika Gunung Merapi.

Berjalan di sebelah kiri ada ruangan yang menyimpan koleksi benda-benda sisa akibat letusan merapi tahun 2010. Ada juga tulisan-tulisan yang mengharukan dari para korban bencana, ada yang kehilangan ternaknya, rumah, suami, istri dan anak tapi mereka berusaha untuk tegar dan tetap menjalani hidup. Ada juga kisah-kisah dari para relawan yang turut membantu mengevakuasi warga.

Isi MGM yang sangat informatif tentang kegunungapian.
Di bagian lain ada peta di mana gunung berapi berada tersebar di seluruh dunia, koleksi foto-foto gunung Merapi dari tahun ke tahun, informasi kegunungapian, ada batu-batu dari gunung berapi di Indonesia yang ternyata bentuk dan jenisnya bermacam-macam.

Sebenarnya berada di Museum Gunung Merapi sangat mengasyikkan karena bisa menambah pengetahuan tentang gunung Merapi, namun saya merasa lelah untuk membaca satu persatu keterangan dari alat edukasi di sana. Kebanyakan pengunjungnya adalah anak-anak, remaja dan orang tua yang membawa anak-anaknya.

Museum Gunung Merapi ini jadi tempat terakhir dari perjalanan wisata kali ini. Lain waktu mungkin kami akan ke Merapi Park, Museum Sisa Hartaku, Kali Kuning, Ullen Sentalu dan naik jeep, ha, ha, ha. Tentu untuk semua itu saya dan suami harus siapkan fisik dan juga kantong yang lebih tebal. Sekian dan trimakasih sudah membaca :).




Berlibur 2 Hari 1 Malam di Kaliurang, Yogyakarta (Part 1).


Part 1 (desain by Canva)

Halo, halo, teman semua. Nggak terasa ya, sekarang sudah mulai masuk bulan September. Waktu terasa cepat sekali berlalu, baru kemarin rasanya saya masuk ke tahun 2018, eh, sekarang sudah hampir memasuki bulan-bulan di penghujung tahun. Saya belum berhasil mengukir prestasi di tahun ini, tapi jalan terus, tetap melangkah, gapai mimpi. Yes!!! 

Kali ini saya mau menceritakan pengalaman saya di bulan Agustus ketika jalan-jalan di Kaliurang. Awalnya saya dan suami pengen pergi pas hari anniversary tanggal 23 Juli lalu sih, tapi karena ada satu dan lain hal rencana itu jadinya mundur teratur, tapi tetap keinginan untuk pergi dan menginap itu ada dan harus terlaksana entah kapan. Dan Puji Tuhan kami bisa pergi di tanggal 22 Agustus pas hari raya Idul Adha, karena di hari itu suami saya libur. Sempat agak sebel juga sama suami karena dia hampir saja lupa nggak pesan kamar buat menginap. Untung ada Traveloka, jadi urusan inap-menginap jadi beres walau cuma memesan sehari sebelumnya. Fuji Vila Kaliurang menjadi pilihan untuk tempat menginap kami.

Tibalah hari yang ditunggu untuk kami berlibur. Perbekalan seperti baju ganti, peralatan mandi, cemilan kami siapkan dalam waktu semalam. FYI, kami pergi menggunakan motor karena memang nggak punya mobil, he, he, he. Tapi lebih asyik sih karena kami bisa melewati jalan yang sempit dan menanjak tanpa kesulitan. Saya juga lebih suka berpergian naik motor atau kalau kendaraan umum ya kereta api. Bagi saya bus dan mobil itu pilihan terakhir (atau memang karena nggak punya, ya? Ha, ha, ha) kalo lagi kepepet banget sih, nggak bisa pake kereta atau terlalu jauh jaraknya untuk ditempuh dengan motor. 

Pukul 10 lebih dikit kami berangkat, agak kesiangan sih menurut saya, jadi rasanya panas banget melewati tengah kota Jogja. Untunglah arus kendaraan saat itu cukup lengang. Rencana awal kami mau mampir ke warnet untuk cari film buat hiburan kalo malam di hotel, eh, ternyata warnet tutup. Terpaksa kami melanjutkan perjalanan tanpa nge-pos dulu. Agak naik ke jalan Kaliurang kami berhenti untuk menikmati Rujak Es Krim, makanan penyemangat di kala panas terik. Ada sekitar 20 menit kami berhenti. Rute yang akan kami tempuh masih panjang dan waktu check in di hotel juga masih lama, jadi kami melacak tempat-tempat yang bisa kami kunjungi siang itu. 

* Obyek Wisata Kawasan Kaliadem.

Bunker Kaliadem
Pilihan pertama kami jatuh pada The Lost World dan Rumah Hobbit tapi setibanya di sana kami cuma numpang duduk di pintu masuknya saja, he, he, he. Terus terang saya sudah lapar, saudara-saudara tapi nggak ada tempat buat numpang makan. Saat itu kami ternyata sama-sama menahan emosi biar nggak marah. Saya kesal karena lapar tapi diajak ke tempat wisata yang panas, suami saya kesal karena sudah sampai ke tujuan tapi saya nggak mau masuk, dia sudah mengeluh (dalam hati) karena jalannya berbatu-batu dan berpasir. Tak mau berlama-lama membuang waktu di sana, kami memutuskan menyusuri jalan yang nggak tahu tembus ke mana. Kata juru parkir katanya jalan berbatu dan berpasir itu panjangnya sekitar 3 km, jika jalannya benar maka kami akan sampai di Kaliadem. Oke berarti kami nggak punya pilihan lagi. Istilahnya maju kena jalan rusak mundur juga kena. Mending maju aja, mengingat jalan pertama yang kami tempuh juga sudah cukup jauh dari jalan utama.
Ternyata apa yang dikatakan juru parkir tadi nggak sepenuhnya benar, karena nggak berapa lama kami menemukan Bunker Kaliadem. Horeee!!! Nggak usah pake acara nyasar segala, hi, hi, hi. Padahal jalannya banyak belokan tapi prinsip saya dan suami kami harus mengikuti jalan yang biasa dilewati oleh mobil jeep, kendaraan yang biasa disewa oleh wisatawan yang ingin wisata tour Merapi. Di sini kami hanya membayar biaya parkir Rp. 2.000,00. Jarak antara loket retribusi wisata dengan obyeknya lumayan jauh. Untuk masuk ke kawasan Kaliadem kami membayar Rp. 3.000/orang dan Rp. 2.000 untuk roda dua.  Cukup murah. 

Foto-foto di dekat puncak, panas matahari nggak terasa karena hawanya sejuk.

Menurut informasi di sana, Bunker Kaliadem sempat tertimbun material serta memakan 2 korban jiwa saat Gunung Merapi meletus tahun 2006 dan 2010. Bencana gunung meletus yang terjadi tahun 2010 terbilang cukup dahsyat ini juga merenggut nyawa dari juru kunci Gunung Merapi yaitu Mbah Maridjan yang waktu itu enggan untuk dievakuasi. Sayangnya saat saya di sana, Gunung Merapi tidak terlihat karena ditutupi oleh kabut tebal. Bila ditarik garis lurus, bunker ini hanya berjarak sekitar 5 Km dari puncak Merapi. Walau terlihat panas tapi berada di sini hawanya sejuk dan airnya dingin ketika saya pergi ke Toilet Kejujuran. Dinamai Toilet Kejujuran karena nggak ada yang jaga, hanya ada kotakan yang ditulisi kalo memakai toilet bayar 2000. Walau tanpa penjaga, toilet ini bersih lho! 

Akhirnya kami membuka persediaan makan kami di dekat bunker. Pengunjung nggak banyak saat itu, namun ada beberapa turis asing yang berfoto-foto di dekat puncak Merapi yang memiliki pemandangan sangat indah. Saya juga berfoto-foto ria sambil berjalan terus menyusuri jalan yang ternyata adalah tebing dari Kaliadem yang rusak akibat aliran lahar dingin dari Gunung Merapi. Walau Kali artinya sungai tapi di sana tidak ada air sama sekali. 

* Petilasan Mbah Maridjan.

Petilasan ini berada di sekitar 4 km dari puncak Merapi. 

Puas berfoto di kawasan Bunker Kaliadem, kami beranjak menyusuri jalan kecil yang menuju ke Petilasan Mbah Maridjan. Rumah ini sempat hancur karena luncuran awan panas yang menyapu Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kec. Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Ada beberapa bangunan di sana yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang hancur akibat erupsi tahun 2010 diantaranya sepeda motor milik anak Mbah Maridjan, mobil yang digunakan oleh relawan Tutur Priyanto dan Yuniawan Wahyu yang hangus. Di bagian lain terdapat lukisan Mbah Maridjan dengan latar belakang Gunung Merapi. Ada juga foto-foto korban yang sedang mengungsi dan foto-foto korban bencana membersihkan puing-puing rumahnya setelah erupsi berhenti. Sedih sekali rasanya melihat betapa keberadaan sebuah gunung api bisa jadi sumber kehidupan tapi juga bisa menjadi bencana bagi manusia. Doaku semoga Merapi tidak mengamuk lagi dan semua orang yang tinggal di lereng Merapi bisa beroleh kesejahteraan dari tempat wisata ini.


* Fuji Villa Kaliurang.

Fuji Vila yang bergaya ala-ala Jepang. 

Tak terasa waktu berlalu, pukul 14.30 kami menuju ke Fuji Villa Kaliurang yang jaraknya cukup dekat dengan Taman Kaliurang. Rencannya kami akan mandi dan beristirahat sebentar di sana lalu jalan kaki ke taman dan mencari makanan untuk makan malam. Kenyataannya setibanya kami di villa, tidak bisa langsung masuk karena kamarnya baru disiapkan. Terpaksa kami duduk menunggu di area taman kecil di halaman vila yang sayangnya kurang terawat. Untung kami sudah makan tadi kalo tidak gunung meletusnya pindah di sini, ha, ha, ha. 

Sekitar 20 menit kami menunggu akhirnya kami bisa menikmati kamar yang cukup nyaman dan luas. Saya langsung ke kamar mandi untuk cuci muka, brr, dinginnya bagaikan air es. Lantai di kamar juga sangat dingin. Kami memutuskan untuk mandi dulu dan kami kecewa lagi karena nggak ada alat untuk pemanas air baik untuk mandi maupun untuk minum. Saya malah bengong karena di udara yang sedingin itu, justru yang disediakan hotel adalah AC dan kulkas! Di meja makan disediakan teh dan kopi juga 2 cangkir gelas. Tak lama ketika kami masih bengong, mbak yang tadi membersihkan kamar, datang mengantarkan satu termos berukuran kecil yang pastinya hanya bisa untuk membuat minuman. Lain kali saya akan bawa alat pemanas air sendiri kalo mau menginap di sana, ha, ha, ha.

Taman Kaliurang.

Sorenya sekitar pukul lima lebih atau hampir setengah enam kami memutuskan untuk berjalan-jalan ke Taman Kaliurang. Jaraknya sih cukup dekat mungkin sekitar 300 meter lah tapi rasanya seperti jalan satu kilo, dikarenakan jalannya menanjak. Di sekitar taman ada orang jualan pakai gerobak, beberapa kios yang menjual sate kelinci, wedang ronde, mie ayam, bakso. Hmm, saya tertarik buat makan semangkuk bakso dan membeli satu porsi sate kelinci dengan dua porsi nasi juga untuk dibawa pulang ke hotel. Malam di Fuji Vila cukup tenang, jauh dari suara bising kendaraan, cuma agak terganggu dengan suara mesin cuci yang sepertinya ditaruh di sebelah kamar kami. Hawa dingin yang menusuk membuat kami enggan keluar kamar, duduk di sofa depan kamar juga nggak akan nyaman karena untuk lalu lalang pegawai hotel yang masih sibuk sampai malam. Menonton siaran langsung pertandingan bulutangkis menjadi satu-satunya pilihan hiburan. Wah, senang rasanya ketika melihat atlet-atlet Indonesia menang dalam bertanding melawan atlet negara lain di ASIAN Games. Terima kasih para atlet Indonesia yang sudah menghibur kami dan juga berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di mata dunia. ☺☺

Bermalam di Fuji Villa benar-benar butuh perjuangan untuk terlelap tidur karena suara berisik dari mesin cuci, walau sebenarnya tidak keras tapi terdengar cukup bising  di malam yang sepi dan dingin. Suara langkah pegawai yang bolak-balik, suara gagang pel, suara lemari dibuka juga terdengar sangat jelas di telinga. Pokoknya semalaman bunyinya nggak berhenti sampai pagi. Menjelang pagi tinggal ribut suara piring, gelas dan sendok. Gimana mau tidur nyenyak kalo begini? 

Bersambung...

#BukaInspirasi Peluang Menjadi Pelaku UKM yang Sukses Bersama Bukalapak.

#BukaInspirasi dalam mengisi kemerdekaan lewat Bukalapak.

Desain by: Canva.

Hai, hai, hai apa kabar? Gimana kemeriahan acara tujuhbelasan di tempatmu? Pasti meriah ya! Yuhuuu! Di tempat saya juga, masyarakat sedang sibuk-sibuknya menyiapkan lomba-lomba dan serangkaian acara untuk menyambut HUT RI ke-73. Setiap tahun acara kemerdekaan pasti selalu meriah ya?! Dan tiap tahun pula saya terharu jika mengenang jasa para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini dari jajahan Jepang dan Belanda. Berkat jasa merekalah kita bisa hidup tanpa dilingkupi rasa takut akan penindasan dari bangsa lain. 

Hari ini kita memang sudah merdeka dari penjajahan, negara kita menjadi negara yang memiliki pemerintahan sendiri dan kedaulatan negara, namun itu tidak berarti bahwa kita lantas santai-santai tidak berbuat apa-apa demi menjaga kemerdekaan yang sudah kita punya. Sadari bahwa saat ini perjuangan kita bukan lagi dalam bentuk adu kekuatan perang secara militer tetapi secara ekonomi, teknologi dan kualitas kesejahteraan. Memerangi kemiskinan dan kebodohan harus terus dilakukan demi menjaga kemerdekaan yang sudah kita miliki. Salah satu cara supaya kita merdeka dari kemiskinan adalah dengan menjadi pelaku UKM di Indonesia. Secara finansial tentu kita lebih banyak memiliki peluang lebih besar daripada ketika kita jadi pekerja. Dalam segi waktu, kita bisa berbagi antara keluarga dan bisnis. Banyak pelaku UKM justru memanfaatkan area rumah dan keluarga menjadi tempat bisnis, jadi sambil berbisnis sambil menghabiskan waktu bersama keluarga. Alangkah bahagianya jika dompet bisa terisi dan keluarga pun tetap terjaga keharmonisannya. 

Namun banyak dari kita bingung untuk memulai usaha karena minimnya modal dan terbatasnya skill dalam berwirausaha. Padahal kalo kita mau #BukaInspirasi sebenarnya ide itu ada di mana-mana, lho! Salah satunya bisa menjadi Agen Bukalapak. Di era digital seperti sekarang tentu masih ada orang-orang yang belum jeli memanfaatkan situs jual beli atau pun situs pembayaran secara online seperti situs Bukalapak.com.Mereka cenderung memilih membayar tagihan atau beli barang secara offline. Alasannya bermacam-macam, mulai dari takut salah, takut ditipu, tidak tahu caranya, tidak bisa menggunakan aplikasi, dll. Nah, sebagai pengusaha yang jeli tentu ini adalah peluang yang baik. 

Bukalapak hadir sebagai salah satu situs jual beli online yang terus memberikan semangat kewirausahaan bagi pelaku UKM untuk terus mengembangkan usahanya dengan cara memberikan fasilitas yang terus diinovasi agar penjual dan pembeli bisa sama-sama merasa nyaman dalam bertransaksi. Dengan tagline "Merdeka Belanjanya, Jaya Pelapaknya", Bukalapak memberikan wadah untuk berkarya bagi para pelaku UKM atau siapa saja yang ingin mendapatkan penghasilan dari berbisnis online. Buat pembeli Bukalapak juga menyediakan aneka promo, diskon dan event seperti Badai Uang yang telah berakhir 16 Agustus kemarin (sekarang diperpanjang) dan juga ada fitur Spin& Win yang memberi kamu saldo Buka Dompet yang bisa digunakan untuk bertransaksi di Bukalapak. Ada juga program Flash Deal yaitu program di mana para pembeli bisa mendapatkan barang dengan harga yang relatif murah dan diskonnya kebangetan murahnya.

Baca juga: Ketika Bukalapak Menjadi Lebih Menarik Ketimbang FB. 

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa saat ini bisnis online sedang menjamur di Indonesia, sayangnya tak semua orang terbiasa melakukan transaksi online. Ada beberapa orang yang kurang mengerti teknologi dan kurang paham menggunakan gadget untuk membeli barang secara online. Padahal makin hari yang namanya perkembangan teknologi makin bergerak cepat. Sekarang saja mulai dikenalkan bayar makanan tanpa uang tunai yaitu dengan menggunakan aplikasi pembayaran, dalam sekejap saja saldo kita terpotong dan pindah ke rekening penjual. Taraaa! kita pun menerima makanan yang kita inginkan. Melihat fenomena ini, Bukalapak memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang mau berkarya atau ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari usaha online namun tidak punya modal atau skill bisnis online yang mewadahi. Salah satunya dengan mengadakan lomba blog dengan tema #BukaInspirasi, di sini kamu bisa menceritakan semua pengalamanmu yang paling inspiratif.

Cara Berjualan di Bukalapak.

Image by Bukalapak.
Selain menjadi tempat belanja dan menyediakan fasilitas pembayaran tagihan, Bukalapak juga memberikan kesempatan untuk berusaha jadi Agen Bukalapak dan Dropshipper. Jadi Agen Bukalapak tidak perlu modal terlalu besar karena kamu hanya menjual barang yang ada di Bukalapak secara offline. Jadi di sini kamu sifatnya menjadi perantara antara pembeli offline dengan Bukalapak. Adapun barang yang bisa kamu jual adalah pulsa, paket data, token listrik, voucher game, tiket kereta, tiket pesawat, dsb. 


Berikut keuntungan menjadi Agen Bukalapak.


Image by Bukalapak.


1. Dapat komisi besar dari setiap transaksimu baik produk fisik maupun e-voucher.
2. Bisa dilakukan kapanpun dan di manapun, gratis tanpa perlu modal.
3. Jutaan produk yang beragam dengan harga sangat kompetitif.
4. Beragam cara pembayaran yang memudahkan kamu bertransaksi.
5. Dukungan teknologi terdepan sehingga transaksi lebih mudah dan praktis.
6. Aneka promo, informasi barang terlaris, tips dan tim layanan khusus agen.
7. Adanya komunitas Bukalapak khusus pelapak yang bisa semakin mempererat persaudaraan antar anggotanya.

Jadi kalo kamu pengen coba usaha nggak ada salahnya buat buka lapak jualanmu di Bukalapak. 


Hai Pengguna ShopBack! Persiapkan Dirimu Menyambut ShopFest, Pesta Belanja Terbesar di Akhir Tahun.


Desain by Canva.

Nggak terasa ya kita sudah berada di pertengahan Agustus dan sebentar lagi ada event tahunan yang pastinya sudah ditunggu-tunggu oleh kita semua yan akan dimulai pada bulan September hingga Desember. Apalagi kalo bukan ShopFest! Yuhuu! Ajang tahunan ini memang layak untuk dinanti karena akan ada berbagai promo dan diskon di toko-toko online kesayangan kamu. Dan bagi para pengguna ShopBack Indonesia tak perlu kuatir, karena ShopBack telah merangkum semua promo dan diskon terbaik di akhir tahun lewat ShopFest. 

Belanja Hemat Lewat ShopBack.


A. Apa itu ShopBack?


ShopBack adalah starup portal e-commerce dari Singapura yang memanfaatkan program komisi cashback. Jadi setiap pembeli online bisa mengambil kembali uangnya setelah melakukan pembelian produk di toko online kesayangan mereka. Sederhananya gini, misal saya membeli tiket kereta di sebuah toko online melalui aplikasi ShopBack, maka saya akan mendapat cashback dari ShopBack. Cashback tersebut disimpan ke dalam saldo ShopBack saya yang bisa ditarik setelah mendapat persetujuan dari toko online yang bersangkutan, tidak ada pembatalan transaksi dan berjumlah minimal 50 ribu ke rekening bank atau minimal 25 ribu jika dalam bentuk pulsa. Selain itu ShopBack selalu setia dalam memberi informasi promo, diskon, cashback, kupon, voucher dan info pulsa termurah yang diadakan di ratusan e-commerce yang telah bekerja sama dengan ShopBack. Dijamin kamu nggak bakal melewatkan informasi menarik yang dikumpulkan ShopBack buat para pecinta belanja online. 

B. Cara Kerja ShopBack.


Pasti kamu penasaran sama cara kerja ShopBack kan? 
1. Masuk ke aplikasi ShopBack, pilih barang yang kamu cari. 
2. Pilih toko online yang menawarkan promo/diskon paling menarik. Cashback dari ShopBack akan muncul setelah kamu diarahkan ke toko.
3. Belanja seperti biasa.
4. Cashback akan muncul setelah kamu selesai berbelanja dalam waktu hingga 48 jam (ada juga yang baru terlacak setelah 7-10 hari) dan masuk ke akun ShopBack kamu.
5. Cashback bisa ditarik ke rekening bank atau berupa pulsa setelah disetujui oleh ShopBack dan toko online yang bersangkutan. 



C. Pengalaman berbelanja dengan ShopBack. 


Kamu masih belum percaya kalo belanja di ShopBack bisa dapat cashback? Yuk simak pengalaman saya berbelanja pulsa dengan ShopBack. Ceritanya kemarin saya sudah kehabisan kuota dan ingin membeli pulsa senilai 25 ribu. Maka saya buka aplikasi ShopBack, langsung pilih Tokopedia karena saat itu memberikan promo cashback sebesar 9% dan 2% dari ShopBack, untungnya dua kali lipat, kan? Jangan lupa untuk selalu mengecek kode promo, kalo sampai kelewatan kamu nggak akan mendapat keuntungan cashback dari toko online. 

Namanya juga menabung, dikumpulin sedikit-sedikit lama-lama menjadi banyak. Saat membeli pulsa, saya mendapatkan cashback sebesar 2.268 dari tokonya, dari ShopBack saya mendapat 504. Kalo dihitung saya membeli pulsa senilai 25.200 dikurangi 2.772 jadinya saya hanya membeli pulsa 25ribu dengan harga 22.428 saja. Lebih hemat kan? 

Screenshoot akun ShopBack saya.

Mari mengenal ShopFest.


A. Apa itu ShopFest? 

ShopFest adalah pesta belanja tebesar di akhir tahun akan memudahkan kamu untuk mencari deals, promo, diskon, voucher dan cashback terbaik. Pastinya berbelanja lewat ShopFest ini akan jauh lebih menguntungkan. Apa saja keuntungannya? 

1. Tidak akan tertinggal promo terbaik di toko online favorit. 
Di akhir tahun akan ada banyak promo besar-besaran dari berbagai toko online. Daripada mengecek satu per satu toko online mana yang memberikan promo dan diskon terbaik, lebih baik cek Shopback saja yang pastinya memberikan rangkuman promo dari lebih dari 200 toko online. Kamu tinggal pilih promo yang sesuai dengan barang atau keperluan bayar tagihan yang kamu butuhkan.

2. Lebih hemat waktu.
Belanja lewat ShopBack jauh lebih hemat waktu karena kamu bisa tahu mana toko online yang sedang diskon atau promo. Nggak mau kan kehilangan kesempatan mendapat promo karena kebanyakan browsing ke aplikasi-aplikasi toko online?

3. Tambahan cashback yang membuat untung berkali lipat.
Belanja lewat ShopBack tentu akan memberikan keuntungan berlipat ganda, karena selain akan mendapatkan promo dari toko online tempat kita berbelanja, kita juga akan mendapat cashback dari ShopBack yang bisa dicairkan ke rekening kita.

4. Terhindar dari penipuan online.
Waspadai oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan moment ini. Banyak konsumen tertipu karena promo yang dikirimkan dari media sosial, sms atau via telepon. Belanja lewat ShopBack dipastikan aman karena kita akan diarahkan langsung ke toko online yang sudah bekerja sama dengan ShopBack.

5. Promo ShopFest.
Selain promo atau diskon dari ecommerce, ShopBack juga menyediakan aneka promo spesial khusus pengguna ShopBack. 


 Jadwal Promo dari Berbagai Toko Online di Indonesia.


B. 4 Jenis Promo ShopFest yang bisa didapat:

1. Promo ShopFest Travel liburan akhir tahun lebih hemat.
Akhir tahun pasti ingin berlibur kan? Mau pergi dengan harga pesawat dan promo travel terbaru? Jangan mau kehabisan promo, pantengin ShopFest aja, di sini akan ada berbagai macam promo terbaik akan dikumpulkan, kamu tinggal pilih mana yang cocok sama kantong kamu.

2. Diskon HP dan gadget ShopFest terbaru.
Dapatkan HP dan gadget terbaik dengan promo tak kalah seru dari berbagai ecommerce kesayanganmu. Di sini kamu juga bisa dapatkan barang-barang elektronik lainnya seperti televisi, kulkas, AC dan mesin cuci. 

3. Harga spesial koleksi fashion terbaru di ShopFest.
Mau lebih hemat tapi tetap bisa tampil keren di akhir tahun? Jangan kuatir, belanja online aja lewat ShopFest dan dapatkan promo diskon terbaik buat fashion yang kamu butuhkan.

4. Belanja bulanan dan groceries ShopFest dengan harga hemat. 
Saatnya akhir tahun untuk berbelanja aneka kebutuhan sehari-hari. Belanja groceries lewat ShopBack bisa dapat cashback dan bikin jadi lebih hemat. Harga termurah bisa kamu dapatkan di sini, ayo belanja bulanan lewat ShopBack dan manfaatkan promo selama ShopFest berlangsung.